Dark/Light Mode

Apkasi–IBA Fasilitasi DPRD Banten Tinjau PPID Batam

Selasa, 14 April 2026 14:11 WIB
Foto: Apkasi.
Foto: Apkasi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama International Business Association (IBA) menegaskan komitmennya sebagai katalisator ekonomi daerah dengan memfasilitasi kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Banten ke Pusat Promosi dan Investasi Daerah (PPID) Batam, Kepulauan Riau, Kamis (9/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan meninjau efektivitas PPID sebagai platform promosi investasi terintegrasi yang merupakan hasil kolaborasi Apkasi dan IBA, pasca peresmian oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Januari lalu.

Rombongan DPRD Banten dipimpin Wakil Ketua Komisi I, Muhammad Faizal, dan diterima langsung oleh Chairman IBA Shan Shan, didampingi Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang.

Faizal menilai, kehadiran PPID merupakan terobosan baru dalam upaya menarik investor. Menurutnya, platform ini menjadi instrumen konkret bagi pemerintah daerah untuk memasarkan potensi daerah secara terpusat.

Baca juga : KKP Fasilitasi UPI Raih Tarif 0 Persen Ekspor Tuna Ke Jepang

“Kami di DPRD Banten akan segera menginformasikan kepada pemerintah daerah untuk bergabung di PPID. Ini langkah penting agar daerah memiliki representasi di pusat promosi terpadu seperti ini,” ujar Faizal dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Sementara itu, Sarman Simanjorang menegaskan bahwa PPID bukan sekadar kantor perwakilan, melainkan solusi atas keterbatasan akses pasar internasional yang selama ini dihadapi daerah.

“Melalui PPID, pemerintah kabupaten dapat membuka peluang ekspor dan investasi baru, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) secara signifikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, fokus utama Apkasi adalah mendorong ekspor komoditas unggulan serta membuka peluang investasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang kompetitif di tingkat global.

Baca juga : Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 T

Chairman IBA Shan Shan menyoroti pentingnya pembiayaan alternatif bagi daerah agar tidak bergantung pada APBN.

Ia menilai, banyak potensi daerah belum tergarap optimal karena minimnya akses terhadap investor global.

“Melalui tiga pilar program—hub promosi permanen, platform ekspor, dan penyiapan lahan investasi—kami ingin menghadirkan pembangunan berkelanjutan bagi daerah,” ujarnya.

Senada, Ketua Muda Mudi IBA Indonesia, Bobby, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan asosiasi dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Baca juga : Tekankan Profesionalisme, Wakil Ketua DPRD Jakarta Jempolin Kinerja PAM Jaya

Kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan langsung operasional kantor perwakilan daerah di PPID Batam. Kolaborasi ini diharapkan berlanjut pada realisasi investasi konkret, khususnya di Provinsi Banten.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.