Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Resmikan 13 Program Unggulan, Mendikdasmen: Rekor Terbanyak Saya
Sabtu, 2 Mei 2026 18:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mencatat momen langka saat meresmikan belasan program unggulan di Surabaya, Jawa Timur. Ia menyebut peresmian ini sebagai yang terbanyak sepanjang pengalamannya.
Mendikdasmen meresmikan 13 program unggulan dalam kunjungan kerja di kawasan Krembangan, Surabaya, Jumat (1/5/2026).
“Ini peresmian yang paling banyak yang saya alami,” ujar Abdul Mu’ti, disambut tawa hadirin, termasuk Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang turut mendampingi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja di Jatim. Setelah dari Bangkalan, rombongan melanjutkan kegiatan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan yang dinilai berhasil mendorong perubahan sosial, khususnya di kawasan eks lokalisasi Bangunsari dan Tambakasri.
Setibanya di lokasi, Abdul Mu’ti disambut meriah oleh siswa TK ABA 4 Bangunsari melalui penampilan drum band dan demonstrasi memasak.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan 13 stan program pendidikan, sosial, dan keagamaan di sepanjang Jalan Dupak Bangunsari.
Baca juga : Bereskan Persoalan Tanah di Sumbar, Rezka Oktoberia Jadi Sahabat Kapolda
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti mengapresiasi kemandirian PCM Krembangan dalam mengembangkan berbagai program tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.
Salah satu yang diresmikan adalah Muhlas Boarding Class (MBC), gedung pendidikan berlantai empat dengan nilai pembangunan sekitar Rp 3,1 miliar.
“Saya sangat bangga. Ini bukti bahwa masyarakat bisa bergerak mandiri, termasuk ibu-ibu Aisyiyah yang mengembangkan pendidikan berbasis karakter seperti entrepreneur cilik, tahfidz, literasi, hingga budaya lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Eri Cahyadi menilai kiprah PCM Krembangan sebagai contoh nyata bagaimana pendidikan mampu mengubah wajah lingkungan.
Ia menyebut, kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai lokalisasi kini bertransformasi menjadi pusat kegiatan pendidikan dan sosial.
“Krembangan ini salah satu yang terbaik di Surabaya. Pendidikan di sini terbukti mampu mengubah lingkungan menjadi lebih baik,” katanya.
Baca juga : Perputaran Uang Program MBG Ke Sektor Pertanian Capai Rp 600 M Per Hari
Wakil Ketua PD Muhammadiyah Surabaya, M. Arif An, menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen menghadirkan pendidikan inklusif sejak awal.
“Pelayanan yang adil dan inklusif menjadi kunci kepercayaan masyarakat. Dari situ lahir perubahan lingkungan yang signifikan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, 13 program unggulan yang diresmikan mencakup berbagai bidang.
Di sektor pendidikan, antara lain peluncuran Cambridge International Program (CIP), digitalisasi pembelajaran, serta penguatan pendidikan karakter di PAUD dan TK Aisyiyah.
Di bidang sosial dan kesehatan, dilakukan transformasi layanan medis berbasis digital melalui rekam medis elektronik, serta program pemberdayaan masyarakat eks lokalisasi.
Sementara di sektor keagamaan, sejumlah masjid dikembangkan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an dan pemberdayaan umat.
Baca juga : Pramono Siapkan Aturan Penggunaan Nama Parpol di Halte Transjakarta
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Dikdasmen PPM Didik Suhardi, Sekretaris PWM Jatim Prof. Biyanto, Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai, Sekkota Surabaya Lilik Arijanto, Ketua PDM Surabaya Ridlwan, dan Kadis Pendidikan Surabaya Febrina Kusumawati, serta para pengurus Muhammadiyah.
Peresmian ditutup dengan pengguntingan pita gedung MBC oleh Mendikdasmen bersama Wali Kota Surabaya, menandai komitmen berkelanjutan dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berdaya saing.
Momentum ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, organisasi keagamaan, dan pemerintah mampu menghadirkan perubahan nyata.
Yakni, mengubah kawasan yang sebelumnya termarjinalkan menjadi pusat kemajuan berbasis pendidikan dan nilai sosial.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya