Dark/Light Mode

Peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi Meriah, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Minggu, 3 Mei 2026 10:59 WIB
Foto: Kemendikdasmen.
Foto: Kemendikdasmen.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perayaan Hardiknas 2026 di Banyuwangi menghadirkan suasana semarak dengan melibatkan murid lintas jenjang, guru, orang tua, hingga seniman dan budayawan.

Kolaborasi berbagai elemen tersebut tersaji dalam pagelaran seni kolosal yang memperkuat pesan kebersamaan dan pentingnya pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut perayaan ini sebagai salah satu yang paling meriah di Indonesia.

“Ini peringatan Hari Pendidikan Nasional yang paling meriah se-Indonesia,” ujarnya di Banyuwangi, Sabtu (2/5/2026). 

Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas penyelenggaraan acara yang tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat.

Baca juga : Hardiknas 2026: Fokus Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memungkinkan acara ini berlangsung dengan khidmat dan meriah dalam rangka memajukan dan mencerdaskan bangsa untuk Indonesia yang hebat, maju, dan bermartabat,” ungkapnya.

Semarak peringatan semakin terasa melalui pagelaran seni kolosal “Kuntulan Ewon” yang melibatkan lebih dari 1.100 pelajar.

Terdiri dari sekitar 600 pemusik dan 500 penari, mereka menampilkan harmoni gerak, musik, dan vokal yang memukau.

Pertunjukan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pendidikan karakter dan kebersamaan dalam keberagaman.

Keterlibatan pelajar menunjukkan sinergi antara dunia pendidikan dan pelestarian budaya lokal.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Dukung IPSC 2026 Lindungi Ribuan Peserta

Suasana kian hangat saat Mendikdasmen turut bergabung bersama para pelajar menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”, menciptakan momen kebersamaan yang penuh makna.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku seni budaya di daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyelenggarakan Hari Pendidikan Nasional 2026, sekaligus menghadirkan atraksi Kuntulan Ewon yang melibatkan anak-anak, guru, seniman, dan budayawan dalam satu kolaborasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Hardiknas menjadi pengingat pentingnya pendidikan yang inklusif dan menghargai setiap potensi anak.

“Mari kita galang semua potensi anak-anak Indonesia, khususnya di Banyuwangi. Kita hargai setiap potensi mereka agar ke depan dapat berperan dalam membangun Indonesia,” ajaknya.

Baca juga : Peringatan Hari Bumi Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Lingkungan

Peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi menunjukkan bahwa pendidikan dapat dirayakan secara inklusif dan menggembirakan.

Dari ruang kelas hingga ruang publik, semangat belajar, kreativitas, dan kebersamaan tumbuh menjadi kekuatan untuk memajukan pendidikan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.