Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo Dorong Penyelesaian Damai Thailand-Kamboja di KTT ASEAN
Sabtu, 9 Mei 2026 21:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, bahwa Presiden Prabowo Subianto mendorong penyelesaian damai antara Thailand dan Kamboja menyusul meningkatnya ketegangan di perbatasan kedua negara tersebut.
Ia mengatakan Prabowo menegaskan tentang penyelesaian secara damai dalam sesi retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026), yang berlangsung tertutup.
Dalam sesi tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa masalah perbatasan adalah tantangan yang juga dihadapi oleh banyak negara anggota ASEAN.
Namun, menurutnya, penyelesaian atas persoalan tersebut sejatinya dapat dicapai melalui dialog dan perundingan bersama.
Baca juga : Prabowo Subianto Dan Pesan Diplomasi ASEAN
"Hal ini seperti juga yang kita lakukan. Kita cari jalan dan solusi-solusi bersama terkait dengan permasalahan-permasalahan di perbatasan dengan dialog, dengan negosiasi, dengan bekerja sama," ujar Sugiono.
Lebih lanjut, Sugiono mengatakan bahwa Prabowo juga mengajak Thailand dan Kamboja untuk mempererat kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua negara.
Menurut Prabowo, hal tersebut tetap dapat dilakukan meski sengketa perbatasan tengah diproses melalui jalur hukum internasional.
"Itulah yang kemudian disampaikan oleh Presiden Prabowo. Daripada kita mempertajam perbedaan-perbedaan di antara kita, biarlah urusan legal itu terus berjalan, tapi di saat bersamaan, kenapa kita tidak mencari hal-hal yang positif yang bisa kita kerjasamakan," ujarnya.
Baca juga : Dukung Penerapan EPR, Unicharm Edukasi Pilah Sampah di Karawang
Hal tersebut juga dikonfirmasi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mengatakan bahwa Prabowo menekankan pentingnya penyelesaian damai dalam berbagai isu kawasan, termasuk situasi antara Thailand dan Kamboja serta perkembangan di Myanmar.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo disebut mengajak seluruh negara ASEAN untuk terus mengedepankan dialog dalam menghadapi berbagai persoalan kawasan, mengingat komunikasi yang konstruktif dan semangat persaudaraan merupakan kunci utama dalam menjaga harmoni regional.
Ajakan ini menegaskan komitmen aktif Indonesia dalam memperkuat persatuan dan soliditas ASEAN. Indonesia juga terus mendorong agar ASEAN tetap menjadi jangkar perdamaian, stabilitas, dan pertumbuhan dunia di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat persaudaraan dan komunikasi yang konstruktif, termasuk mendorong perundingan damai antara Thailand dan Kamboja, serta situasi di Myanmar demi menjaga stabilitas dan harmoni di kawasan Asia Tenggara,” ujar Teddy.
Baca juga : Prabowo Gunakan Maung Di KTT ASEAN Filipina
Thailand dan Kamboja telah lama memiliki sengketa perbatasan, terutama di sekitar kawasan Kuil Preah Vihear dan sejumlah situs bersejarah lainnya seperti Ta Muen Thom.
Ketegangan meningkat pada pertengahan 2025 setelah insiden di wilayah perbatasan yang menewaskan seorang personel Kamboja dalam bentrokan antara aparat kedua negara.
Sebagai tindak lanjut, pada Juni 2025, Kamboja secara resmi meminta Mahkamah Internasional membantu proses demarkasi di empat titik perbatasan yang masih disengketakan.
Selain itu, Kamboja juga meminta Mahkamah Internasional menegaskan batas permanen di wilayah tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya