Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Bidik 3,44 Juta Penerima Manfaat
Polri Targetkan Bangun1.500 Unit Dapur SPPG
Senin, 18 Mei 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Polri mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga pertengahan Mei 2026, Korps Bhayangkara telah memiliki 1.376 SPPG di berbagai daerah dan menargetkan jumlahnya meningkat menjadi 1.500 unit pada 2026.
Selain memperluas layanan pemenuhan gizi, pembangunan dapur-dapur tersebut juga diarahkan untuk membuka lapangan kerja dan menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pernyataan itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga : PSI Papua Barat Perkuat Barisan Untuk Pemilu 2029
“Dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, sampai dengan hari ini Polri telah memiliki 1.376 SPPG,” kata Sigit.
Dijelaskan, jumlah tersebut terdiri atas 736 SPPG yang telah beroperasi, 172 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 468 unit masih dalam proses pembangunan.
Menurut Sigit, apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi penuh, keberadaannya diproyeksikan mampu memberikan manfaat kepada sekitar 3,44 juta orang sekaligus menyerap hingga 68.800 tenaga kerja.
Polri juga menargetkan pembangunan SPPG terus berlanjut hingga mencapai 1.500 unit pada 2026. Langkah itu dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat.
Baca juga : Bahlil: Tak Ada Sistem Kasta Di Partai Golkar
“Sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sigit.
Selain memperluas jumlah dapur gizi, Polri juga membangun 33 SPPG di wilayah 3T sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pemenuhan gizi di seluruh Indonesia.
Polri mulai menerapkan penggunaan energi terbarukan dalam operasional dapur gizi. Sebanyak 47 SPPG disebut telah menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) untuk mendukung operasional yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.
“Penggunaan CNG ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung operasional SPPG yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan,” kata Sigit.
Baca juga : 3 Perusahaan Setor Miliaran Ke Oknum Di Kemnaker
Mantan Kabareskrim Polri itu menambahkan, penyediaan pangan dan makanan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Menurut dia, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa untuk menyukseskan program tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya