Dark/Light Mode

Jelang Jakarta Jadi Kota Global

Pram Punya PR Berantas Judol & Prostitusi Anak

Senin, 18 Mei 2026 06:25 WIB
Sindikat judi online di Hayam Wuruk, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/rm.id)
Sindikat judi online di Hayam Wuruk, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas Warga Negara Asing (WNA). Langkah ini harus dilakukan untuk menciptakan Ibu Kota yang aman, nyaman dan berkelas. Sehingga target Jakarta menjadi kota global cepat terwujud.

Belum reda kehebohan penggerebekan markas judi online (judol) internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, warga Ibu Kota kembali dibuat resah. 

Kali ini, mencuat dugaan eksploitasi seksual dan prostitusi anak di bawah umur yang melibatkan warga negara Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. 

Baca juga : Cristiano Ronaldo, Lanjut Puasa Gelar

Kasus tersebut mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu. Dia mendesak Pemprov DKI memperketat pengawasan terhadap aktivitas WNA di Jakarta. 

“Skandal ini sangat mencoreng cita-cita Jakarta sebagai kota global. Belum lama ada penggerebekan situs judol di Hayam Wuruk, sekarang muncul lagi dugaan eksploitasi dan prostitusi anak di bawah umur di Blok M,” kata Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, Sabtu (16/5/2026). 

Menurut dia, konsep kota global yang digaungkan, bukan berarti membuka ruang bagi pelaku kejahatan internasional menjalankan aksinya di Jakarta. 

Baca juga : Segel Juara Thailand Open 2026, The Babies Lempar Raket Ke Penonton

“Yang kita inginkan itu kota global yang aman, nyaman dan berkelas. Bukan kota global yang memberi celah bagi pelaku kriminal dunia melakukan perbuatan kejinya di sini,” tegasnya. 

Kevin mengingatkan publik pada skandal eksploitasi seksual internasional Epstein Files yang sempat mengguncang dunia. Dia berharap, kasus serupa tidak sampai berkembang di Jakarta. 

“Kami tidak ingin ada ‘Blok M Files’ di Jakarta. Pemprov DKI dan aparat penegak hukum harus satu sikap dan satu tindakan untuk mengusut praktik seperti ini sampai ke akar-akarnya,” ujarnya. 

Baca juga : 5.000 Awak Kapal AL Amerika Stress Berat

Dia juga meminta Pemprov DKI, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), memperkuat patroli gabungan bersama kepolisian di titik-titik yang diduga rawan aktivitas ilegal. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.