Dark/Light Mode

Menlu: 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Yang Ditangkap Israel OTW Tanah Air

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB
Menlu RI Sugiono dalam pernyataan resmi terkait sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditangkap militer Israel, Kamis (21/5/2026). (Foto: YouTube Kemlu RI)
Menlu RI Sugiono dalam pernyataan resmi terkait sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditangkap militer Israel, Kamis (21/5/2026). (Foto: YouTube Kemlu RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia dengan penuh rasa syukur menyampaikan bahwa sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0, saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air.

Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki, atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini.

"Perkembangan positif ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi erat yang dilakukan Pemerintah Indonesia secara intensif, sejak menerima laporan pencegatan armada GSF 2.0 dan Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktorat Pelindungan WNI telah mengoptimalkan seluruh kanal diplomatik yang tersedia," kata Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam pernyataan resmi yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (21/5/2026).

Baca juga : Komunikasi Terbatas, Kondisi 9 WNI Yang Ditahan Israel Sulit Dipantau

"Termasuk melalui KB RI Ankara, KB RI Cairo, KB RI Roma, KB RI Aman, dan KJRI Istanbul serta menjalin komunikasi aktif dengan otoritas dan mitra internasional terkait, guna memastikan keselamatan dan percepatan pembebasan seluruh warga negara Indonesia," imbuhnya.

Pemerintah Indonesia sekali lagi menegaskan kecamannya atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan.

"Tindakan yang merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humanitar internasional yang tidak dapat ditoleransi," tegas Sugiono.

Baca juga : Pemri Kecam Israel Cegat Global Sumud Flotilla, Prioritaskan Perlindungan WNI

Sugiono memastikan, Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan, hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat.

"Kami mengucapkan terima kasih juga kepada seluruh warga negara Indonesia, yang telah mendoakan keselamatan para saudara-saudara kita yang ditangkap ini. Dan terima kasih juga kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas arahannya, sehingga proses ini bisa berlangsung dengan lancar," tutur Sugiono.

"Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Komisi 1 DPR RI yang terhormat, serta semua pihak yang tidak mungkin kami bisa sebut satu persatu, tanpa mengurangi rasa hormat. Semua pihak sudah berupaya, sehingga saudara-saudara kita dapat keluar dari wilayah Israel dan kita harap semoga segera kembali ke Indonesia dalam keadaan aman, sehat, dan tidak kurang suatu apa pun. Terima kasih," pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.