Dark/Light Mode

Kemlu RI: 1 ABK WNI Korban Pembajakan Di Somalia Sudah Pulang Ke Tanah Air

Selasa, 3 Februari 2026 21:55 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang. (Foto Dok RM)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang. (Foto Dok RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan satu Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) dari kapal berbendera China, Liao Dong Yu, yang disandera perompak di Somalia, telah berhasil dipulangkan ke Tanah Air.

ABK tersebut tiba di Indonesia dan kembali ke daerah asalnya pada 15 Januari 2026. Sementara itu, lima ABK WNI lainnya masih berada di atas kapal yang dibajak.

Baca juga : Yusril: WNI Jadi Tentara Asing Tak Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, Kedutaan Besar RI (KBRI) Nairobi terus melakukan koordinasi intensif dengan aparat setempat guna melakukan pendekatan dan negosiasi langsung dengan para pembajak.

KBRI Nairobi bersama pihak berwenang setempat terus berupaya melakukan komunikasi dan negosiasi demi keselamatan para ABK,” ujar Yvonne di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Baca juga : Geledah Rumah Wali Kota Madiun, KPK Temukan Uang Tunai

Yvonne menambahkan, Kemlu RI melalui KBRI Nairobi saat ini juga berfokus memastikan kondisi lima ABK WNI tersebut dalam keadaan aman dan sehat.

Proses negosiasi dilakukan langsung oleh KBRI Nairobi dengan arahan Kemlu RI, serta melibatkan Direktorat Pelindungan WNI (PWNI).

Baca juga : Kemlu RI: 37 WNI Di Venezuela Aman, Situasi Caracas Mulai Kondusif

Diketahui, kapal Liao Dong Yu 578 dibajak perompak di perairan Bandarbeyla, Puntland, Somalia, pada 31 Desember 2025. Kapal tersebut sebelumnya juga diduga pernah mengalami pembajakan di wilayah Eyl Nugal, Puntland pada November 2024.

Dalam insiden pembajakan tahun 2024, kapal dan seluruh kru akhirnya dibebaskan pada 13 Januari 2025 setelah perusahaan pemilik kapal memenuhi tuntutan pembajak senilai 2 juta dolar AS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.