Dark/Light Mode

Dongkrak Ekonomi, Pemerintah Tebar Insentif

Tiket Pesawat Diskon 30 Persen, Program Magang Diperpanjang

Kamis, 28 Mei 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Instagram airlanggahartarto_official
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Instagram airlanggahartarto_official

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menebar sejumlah insentif untuk menjaga daya beli masyarakat. Salah satunya diskon tiket pesawat 30 persen, serta perpanjangan Program Magang Nasional bagi 150 ribu peserta.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, stimulus tersebut disiapkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi semester II-2026 tetap bergerak di tengah tekanan global.

“Diskon transportasi dan penerbangan disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim liburan,” kata Airlangga dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (27/5/2026).

Airlangga menjelaskan, Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 190 miliar untuk program diskon transportasi darat dan laut selama masa libur sekolah. Program itu ditargetkan menjangkau sekitar 3,07 juta penerima manfaat.

Sementara untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 161,4 miliar. Jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai 2,87 juta orang.

Tak cuma itu, Pemerintah juga memberikan diskon tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen. Fasilitas tersebut dilengkapi skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Baca juga : Kementerian P2MI Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

“Fasilitas penerbangan ekonomi juga diperkuat melalui skema PPN Ditanggung Pemerintah,” jelasnya.

Dia menerangkan, anggaran program tiket pesawat selama libur sekolah mencapai Rp 472,7 miliar. Target penerima manfaatnya sekitar 2,3 juta penumpang. Sedangkan saat Nataru, Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 722 miliar untuk fasilitas PPN DTP tiket pesawat. Program itu ditargetkan menjangkau sekitar 3,7 juta penumpang.

Airlangga menuturkan, stimulus transportasi diharapkan menggerakkan sektor ekonomi lain. Pemerintah ingin mobilitas masyarakat meningkat selama musim liburan.

Dia mengatakan, pengalaman pemberian insentif saat Idul Fitri lalu menunjukkan hasil cukup positif. Diskon transportasi waktu itu ramai dimanfaatkan masyarakat.

“Stimulus ini diharapkan menjaga pergerakan ekonomi nasional tetap kuat pada semester kedua,” katanya.

Selain sektor transportasi, Pemerintah juga menyiapkan stimulus ketenagakerjaan melalui Program Magang Nasional dan Program Vokasi Nasional.

Baca juga : Rayakan Idul Adha Di Kampung Halaman, OSO Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas

Airlangga menjelaskan, Program Magang Nasional kembali dibuka dengan target 150 ribu peserta. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 4,14 triliun. Pemerintah juga menjalankan Program Vokasi Nasional untuk 220 ribu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 50 ribu pekerja terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Program vokasi disiapkan untuk lulusan SMK dan pekerja terdampak PHK,” lanjut Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, insentif PPN DTP tiket pesawat ekonomi berlaku selama periode 24 Juni sampai 5 Juli 2026.

Dia memastikan, Pemerintah sudah menghitung kebutuhan anggaran program tersebut. Stimulus diberikan supaya masyarakat tetap memiliki ruang belanja saat musim liburan sekolah.

“Insentif penerbangan ekonomi diberikan khusus selama periode libur sekolah pertengahan tahun,” katanya.

Lebih jauh dia menerangkan, paket stimulus ekonomi semester II-2026 menjadi strategi Pemerintah menjaga konsumsi domestik tetap bergerak. Konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga : AHY: Mari Kita Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan Program Magang Nasional tetap dilanjutkan pada 2026. Jumlah peserta bahkan ditingkatkan dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang.

Dia mengatakan, peningkatan kuota dilakukan karena minat masyarakat terhadap program magang terus naik. Banyak lulusan baru memanfaatkan program tersebut untuk mencari pengalaman kerja.

“Tahun ini Pemerintah menargetkan pelaksanaan magang nasional menjangkau sebanyak 150 ribu peserta,” katanya di Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (26/5/2026).

Yassierli menjelaskan, Program Magang Nasional 2026 akan dibuka dalam tiga gelombang. Setiap batch ditargetkan menampung sekitar 50 ribu peserta. JAR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Kamis, 28 Mei 2026 dengan judul "Dongkrak Ekonomi, Pemerintah Tebar Insentif Tiket Pesawat Diskon 30 Persen, Program Magang Diperpanjang"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.