Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tutup P3N 27, Ace Hasan: Pemimpin Nasional Harus Berintegritas Dan Visioner
Kamis, 4 Juni 2026 17:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily menegaskan pentingnya integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral bagi para calon pemimpin nasional. Pesan itu disampaikan saat menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 di Ruang Dwi Warna Purwa, Lemhannas, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Dalam sambutannya, Ace menyampaikan lima pesan utama kepada 84 peserta yang telah dinyatakan lulus. Menurutnya, alumni P3N harus tampil sebagai pemimpin yang berintegritas, adaptif, visioner, mampu menjadi perekat persatuan, memiliki kepekaan strategis, serta mengedepankan kolaborasi lintas sektor.
"Para alumni P3N 27 harus menjadi pemimpin nasional yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian," ujar Ace.
Ia mengingatkan, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks. Situasi geopolitik global yang dinamis, disrupsi teknologi, perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), ekonomi digital, hingga ancaman siber menuntut hadirnya pemimpin yang mampu membaca perubahan dan mengambil langkah strategis.
Baca juga : Sambut Hari Kebangkitan Nasional, Pemerintah Percepat PSEL Dan BBM Terbarukan
Menurut Ace, pemimpin masa depan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan intelektual. Mereka juga harus memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Seluruh dinamika dan tantangan tersebut menuntut hadirnya pemimpin nasional yang memiliki kapasitas strategis, berpikir jauh ke depan, mampu membaca perubahan global, dan memiliki keteguhan dalam menjaga kepentingan nasional," katanya.
Pada pesan ketiga, Ace menyoroti pentingnya menjaga kohesi sosial. Alumni P3N diharapkan mampu menjadi perekat persatuan bangsa serta memiliki empati dan kepekaan sosial yang tinggi untuk mencegah munculnya polarisasi dan konflik sosial.
Ia juga menekankan pentingnya kepekaan strategis terhadap berbagai tantangan nasional maupun global. Menurutnya, pemimpin harus mampu mengantisipasi risiko dan menyiapkan langkah-langkah strategis bagi masa depan Indonesia.
Baca juga : Strategi Kebijaksanaan Sistem Pendidikan Nasional Berdasarkan Demokrasi Pancasila
Selain itu, Ace mengajak para alumni memperkuat kerja sama lintas sektor. Kolaborasi antarlembaga, antargenerasi, dan antarsektor dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Jejaring strategis antarlembaga, antarsektor, dan antargenerasi sangat penting dalam memperkuat kolaborasi nasional guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Ace menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia menilai para alumni menunjukkan disiplin, dedikasi, dan semangat belajar yang tinggi selama mengikuti program.
"Semangat inilah yang mencerminkan kesiapan saudara-saudara untuk menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan visioner," katanya.
Baca juga : Prof Kadri: Penyampaian Isu Papua Harus Berimbang dan Solutif
Sementara itu, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas Marsda TNI Bob Henry Panggabean melaporkan seluruh rangkaian pendidikan berjalan lancar. Berdasarkan hasil sidang dewan penilai yang dipimpin Gubernur Lemhannas pada 3 Juni 2026, sebanyak 84 peserta P3N 27 dinyatakan lulus.
Lemhannas juga memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Predikat Akademik Terbaik diraih Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi dari Polri. Sedangkan penghargaan Kertas Kerja Perorangan (KKP) Terbaik diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu Trikuncoro dari TNI AL.
Acara penutupan turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan TNI-Polri, pejabat kementerian dan lembaga, serta pengurus Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap upaya mencetak pemimpin nasional yang siap menghadapi tantangan masa depan bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya