Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Kakorlantas: Operasi Patuh 2026 Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Minggu, 7 Juni 2026 12:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa Operasi Patuh 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan, sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 karena memiliki risiko tinggi memicu kecelakaan lalu lintas.
Pelanggaran tersebut antara lain melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta berbagai bentuk pelanggaran lain yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Baca juga : Kakorlantas: Operasi Patuh 2026 Utamakan Edukasi dan Humanis
“Prinsip kegiatan kita adalah mengutamakan pendekatan humanis, preventif, dan edukatif. Namun, terhadap pelanggaran-pelanggaran tertentu kami juga harus bertindak tegas. Salah satu contohnya adalah melawan arus, tidak memakai helm, menggunakan handphone saat berkendara, dan pelanggaran lainnya yang membahayakan keselamatan,” ujar Irjen Agus Suryonugroho dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, tujuan utama Operasi Patuh 2026 adalah meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.
“Tujuan operasi ini adalah bagaimana kita bisa mengurangi pelanggaran lalu lintas, sekaligus menekan terjadinya kecelakaan di jalan raya,” jelasnya.
Baca juga : Kakorlantas Pastikan Kesiapan Jajaran Hadapi Operasi Patuh 2026 dengan Humanis
Karena itu, jajaran polisi lalu lintas akan lebih mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.Langkah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
Irjen Agus juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026 dengan meningkatkan disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab kita bersama. Diperlukan kesadaran dari seluruh pengguna jalan agar tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya