Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenperin Dampingi 2 Perusahaan Jalankan Transformasi Digital 4.0
Senin, 15 Juni 2026 17:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat transformasi digital sektor manufaktur nasional melalui program pendampingan implementasi industri 4.0 guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri di tengah persaingan global.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi industri nasional agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan lanskap bisnis global.
"Transformasi digital menjadi salah satu kunci bagi industri manufaktur Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat posisinya dalam rantai pasok global. Untuk itu, diperlukan dukungan dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat implementasi industri 4.0 di Indonesia," kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) menggelar Kick Off Meeting Pendampingan Transformasi Digital 2026 (Multi Sektor).
Baca juga : BI Dan PBOC Perkuat Kerja Sama Keuangan, Dorong Transaksi Mata Uang Lokal
Program itu merupakan bagian dari optimalisasi peran Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0), khususnya melalui pilar Delivery Center yang memberikan pendampingan menyeluruh kepada perusahaan manufaktur dalam menyusun strategi transformasi digital.
Pendampingan mencakup penilaian tingkat kesiapan transformasi digital menggunakan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), identifikasi area prioritas perbaikan, hingga penyusunan peta jalan atau roadmap transformasi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Kepala BPSDMI Doddy Rahadi mengatakan penerapan lima pilar INDI 4.0 secara konsisten dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing produk.
"Pendampingan penyusunan roadmap transformasi digital yang dilakukan melalui PIDI 4.0 diarahkan untuk memperkuat aspek manajemen, organisasi, teknologi, hingga operasional perusahaan. Dengan demikian, industri dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing secara berkelanjutan," ujar Doddy.
Baca juga : KAI Perkuat Peran Kereta Api dalam Transformasi Energi Lewat Roadmap Biodiesel
Pada 2026, Kemenperin menetapkan dua perusahaan sebagai penerima fasilitasi pendampingan transformasi digital setelah melalui proses seleksi bersama sejumlah unit teknis terkait.
Kedua perusahaan tersebut adalah PT DIC Astra Chemical yang bergerak di sektor kimia hulu dan PT Garuda Metal Utama yang bergerak di sektor komponen otomotif.
Dengan penambahan dua perusahaan tersebut, jumlah perusahaan yang telah memperoleh pendampingan transformasi digital melalui PIDI 4.0 sejak 2023 mencapai 15 perusahaan dari berbagai subsektor industri manufaktur.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri (Pusdiklat SDM Industri) Ronggolawe Sahuri berharap hasil pendampingan tidak berhenti pada penyusunan roadmap, tetapi berlanjut pada implementasi proyek transformasi digital yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja perusahaan.
Baca juga : Gaet Blibli, Bank Jakarta Perkuat Transaksi Digital Di Jakarta Fair 2026
"Kami berharap setelah proses pendampingan ini, perusahaan dapat merealisasikan pilot project transformasi digital yang berangkat dari tantangan utama atau pain point yang dihadapi. Implementasi tersebut diharapkan mampu mempercepat perbaikan proses bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan secara signifikan," kata Ronggolawe.
Melalui penguatan peran PIDI 4.0 sebagai pusat transformasi digital industri nasional, Kemenperin optimistis semakin banyak perusahaan manufaktur yang mampu mengadopsi teknologi industri 4.0 secara efektif sehingga dapat meningkatkan daya saing industri nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya