Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bahlil Blusukan Ke Purworejo, Pastikan Listrik Masuk Pelosok Desa
Sabtu, 20 Juni 2026 18:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok negeri.
Kali ini, Bahlil meninjau pelaksanaan program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis di Dusun Krembeng, Desa Hardimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperluas akses listrik bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik negara.
Di hadapan warga penerima manfaat, Bahlil mengungkapkan bahwa gagasan mempercepat pemerataan listrik muncul setelah berdiskusi dengan Presiden.
"Saya sampaikan kepada Bapak Presiden bahwa masih ada ribuan desa dan dusun yang belum menikmati listrik. Karena itu negara harus hadir untuk melayani seluruh rakyat Indonesia," kata Bahlil.
Baca juga : Bahlil Nyalakan Listrik Perdana Di Purworejo, Warga Happy
Menurutnya, pemerintah masih mencatat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum mendapatkan akses listrik. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan pembangunan yang harus segera dituntaskan.
Karena itu, pemerintah terus memperluas program Lisdes agar masyarakat di wilayah terpencil dapat menikmati listrik untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan, layanan kesehatan hingga aktivitas ekonomi.
Data Kementerian ESDM menunjukkan, pada 2025 pemerintah telah merealisasikan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.361 lokasi desa dan dusun dengan dukungan anggaran sebesar Rp 3,6 triliun.
Sementara pada 2026, alokasi anggaran ditingkatkan menjadi sekitar Rp 10,3 triliun guna mempercepat elektrifikasi di daerah yang belum terjangkau.
Bahlil mengakui, pembangunan jaringan listrik di wilayah terpencil sering kali tidak layak secara bisnis jika hanya dihitung dari sisi keuntungan perusahaan. Namun, menurutnya, negara tidak boleh semata-mata berorientasi pada aspek ekonomi.
Baca juga : Meriahkan HUT Jakarta ke-499, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari
"Hanya untuk melayani sekitar 44 kepala keluarga, investasinya bisa mendekati Rp 700 juta. Secara bisnis memang tidak ekonomis. Tetapi pemerintah tidak boleh hanya berhitung untung-rugi. Tugas negara adalah melayani rakyat," tegasnya.
Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat yang selama ini hidup tanpa listrik. Sebab, dirinya pernah merasakan kondisi serupa saat kecil.
"Saya mantan anak kampung yang lahir tanpa listrik. Saya tahu bagaimana susahnya. Bagaimana anak-anak bisa belajar dengan baik, mengakses informasi, dan mengikuti perkembangan digital kalau listrik saja tidak ada. Ini adalah infrastruktur dasar yang wajib dibangun negara," ujarnya.
Bahlil menjelaskan, program Lisdes dijalankan melalui dua skema utama, yakni pembangunan jaringan listrik baru dan pemasangan listrik gratis melalui program BPBL.
"Untuk program 2025, sekarang tinggal tahap peresmian. Sedangkan untuk 2026, kami sedang melakukan inventarisasi agar seluruh target bisa dieksekusi hingga 2027," jelasnya.
Baca juga : Amartha Fokus Tingkatkan Kesehatan Finansial Pelaku UMKM
Kehadiran listrik di Dusun Krembeng disambut antusias warga. Salah satu penerima manfaat, Markamah (53), mengaku bersyukur rumahnya kini memiliki sambungan listrik sendiri.
Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penganyam bambu itu menuturkan, selama bertahun-tahun warga hanya mengandalkan sentir dan pelita sebagai penerangan pada malam hari. Sebagian lainnya bahkan harus menyambung listrik dari dusun tetangga.
"Tentu senang sekali. Semoga bermanfaat untuk semua warga yang menerima. Belum mau beli apa-apa dulu, yang penting lampunya bisa menyala," ujar Markamah dengan wajah sumringah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya