Dark/Light Mode

Dongkrak Pariwisata, BNPP Percepat Pembukaan Pelintasan Temajuk-Telok Melano

Jumat, 26 Juni 2026 11:06 WIB
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP Budi Setyono memimpin Forum Koordinasi Percepatan Pembukaan Pelintasan Temajuk-Telok Melano di Kabupaten Sambas, Kalbar, Kamis (25/6/2026). Dok. BNPP
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP Budi Setyono memimpin Forum Koordinasi Percepatan Pembukaan Pelintasan Temajuk-Telok Melano di Kabupaten Sambas, Kalbar, Kamis (25/6/2026). Dok. BNPP

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mempercepat pembukaan pelintasan Temajuk-Telok Melano di perbatasan Indonesia-Malaysia. Langkah ini dilakukan untuk mendorong pengembangan pariwisata, memperkuat aktivitas perdagangan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan Kalimantan Barat.

Komitmen tersebut dibahas dalam Forum Koordinasi Percepatan Pembukaan Pelintasan Temajuk-Telok Melano yang diselenggarakan BNPP melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan peninjauan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (25/6/2026).

Forum dipimpin Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP Budi Setyono bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Turut hadir perwakilan Direktorat Pengembangan Daerah Tertinggal Bappenas, Forkopimda Kabupaten Sambas, organisasi perangkat daerah, Konsulat Jenderal RI di Kuching, serta Balai Prasarana Permukiman dan Perumahan Kawasan (P3KP) Kalimantan I Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Budi mengatakan, kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang dicapai dalam Forum Koordinasi Percepatan Pembukaan Pelintasan Temajuk-Telok Melano pada 26 Mei 2026.

Baca juga : Libur Sekolah, ASDP Percepat Penanganan Kepadatan Penyeberangan di Ketapang

"Atas arahan Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP dan Sekretaris BNPP, kami menindaklanjuti kesepakatan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan, khususnya Temajuk dan Telok Melano," ujar Budi.

Menurutnya, pembukaan pelintasan harus dilakukan secara resiprokal berdasarkan kesepakatan Pemerintah Indonesia dan Malaysia. Karena itu, BNPP mengusulkan peresmian pelintasan dilakukan pada pekan keempat Agustus 2026 setelah peringatan Hari Kemerdekaan kedua negara.

"Peresmian ini perlu dilakukan berdasarkan kesepakatan dua negara. Momentum waktunya masih akan dibahas bersama, namun kami mengusulkan setelah perayaan kemerdekaan Indonesia dan menjelang Hari Kemerdekaan Malaysia," katanya.

Usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam Forum Sosial Ekonomi Daerah (Sosekda) antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Negeri Sarawak yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026.

Baca juga : Hadiri Puncak Bakti Kesehatan, Kapolri: Berikan Pelayanan Terbaik Ke Masyarakat

BNPP juga memastikan seluruh aspek operasional pelintasan terus dimatangkan. Koordinasi antarinstansi yang tergabung dalam Customs, Immigration, Quarantine and Security (CIQS) bersama unsur pengamanan disebut berjalan baik untuk mendukung pelayanan lintas batas.

"Koordinasi CIQS dan unsur pengamanan menunjukkan kesiapan yang solid. Ini menjadi fondasi penting agar PLB Temajuk dapat melayani perlintasan secara aman, tertib, dan memberi manfaat ekonomi," ungkap Budi.

Sebagai bagian dari persiapan pembukaan, BNPP bersama Pemerintah Kabupaten Sambas dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana menggelar seremoni pembukaan pelintasan perdana. Acara tersebut akan ditandai dengan penandatanganan bersama dan pelepasan lintas batas pertama.

Peresmian juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti Fun Run Border Temajuk, festival kuliner, pentas seni, dan bazar UMKM untuk memperkenalkan potensi wisata dan ekonomi kreatif kawasan perbatasan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat MT Gamkonora

Selain kesiapan peresmian, forum turut membahas pengelolaan pascaoperasional PLB Temajuk, termasuk rencana penyerahan sebagian aset lahan dan bangunan dari Pemerintah Kabupaten Sambas kepada pemerintah pusat melalui BNPP.

Pembahasan juga mencakup penyempurnaan sarana dan prasarana CIQS, penambahan personel, penataan alur pelayanan lintas batas, hingga aspirasi masyarakat agar PLB Temajuk ke depan dapat melayani perjalanan menggunakan paspor.

Melalui percepatan pembukaan pelintasan Temajuk-Telok Melano, BNPP berharap kawasan perbatasan di Kabupaten Sambas berkembang menjadi pintu gerbang baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat perdagangan lintas negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.