Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Bangun 29 Bendungan, Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Daerah
- Terima Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Disisir Densus 88
- TikTok Perkuat Transparansi dan Literasi Konten Buatan AI
- PGN Sebut Jaringan Gas Sumatera Makin Kuat, Investor Diajak Lihat Langsung
- Disebut sebagai Sahabat, Kapolri Panggil Jaksa Agung Kakak Asuh
Ara Puji Ketua OJK, SLIK Jadi Harapan Jutaan Rakyat Punya Rumah
Selasa, 7 Juli 2026 14:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi langkah cepat Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi yang mengoptimalkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna meningkatkan penyaluran kredit dan pembiayaan menjadi cepat dan tepat sasaran.
Kebijakan yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 tersebut dinilai menjadi angin segar bagi jutaan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Optimalisasi SLIK juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan bagi MBR dan pelaku UMKM sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
Apresiasi itu disampaikan Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara saat menghadiri peluncuran optimalisasi SLIK di Gedung OJK, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Menurut Ara, penyempurnaan SLIK menjawab salah satu persoalan terbesar yang selama ini dikeluhkan masyarakat saat mengajukan KPR rumah.
Baca juga : Bandara Husein Kembali Dibuka Untuk Jet, Ini Persiapan InJourney
"Ini adalah harapan jutaan rakyat Indonesia. Saya sudah lebih dari 40 kali mengunjungi perumahan subsidi di berbagai daerah. Salah satu keluhan terbesar adalah SLIK yang menghambat masyarakat memperoleh pembiayaan. Hari ini hambatan itu sudah dijawab OJK," ujar Ara.
Ara menegaskan, di pemerintah prabowo terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat agar masyarakat berpenghasilan rendah semakin mudah memiliki rumah.
Selain meningkatkan kuota rumah subsidi menjadi 350 ribu unit, pemerintah juga memberikan berbagai insentif, mulai dari pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hingga Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menjelaskan, bahwa optimalisasi SLIK merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program 3 Juta Rumah sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi MBR dan UMKM.
Menurut Friderica, penyempurnaan dilakukan melalui dua langkah utama. Pertama, percepatan pembaruan data kredit yang telah lunas menjadi maksimal tiga hari kerja.
Baca juga : Ara Puji Menkeu Setujui KPR Subsidi 40 Tahun Dan Bunga Tetap 5 Persen
Kedua, penyesuaian informasi debitur berdasarkan nomor identitas dengan batas nominal kumulatif di atas Rp1 juta.
Friderica menegaskan, SLIK hanya berfungsi sebagai penyedia informasi bagi lembaga jasa keuangan dan bukan menjadi satu-satunya dasar dalam pengambilan keputusan pemberian kredit.
Dengan penyempurnaan tersebut, proses penyaluran pembiayaan, termasuk KPR subsidi, diharapkan berlangsung lebih cepat, akurat serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
"Melalui sinergi antara OJK, Kementerian PKP, BP Tapera, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan, optimalisasi SLIK diharapkan semakin memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mempercepat pencapaian Program 3 Juta Rumah," kata Friderica.
Perkuat Sinergi Program BSPS
Usai menghadiri peluncuran optimalisasi SLIK di OJK, Ara melanjutkan agenda dengan mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
Baca juga : Gubernur Kepri Ansar Ahmad Jadikan Permainan Rakyat Daya Tarik Wisata Budaya
Rapat tersebut membahas penguatan sinergi antara Kementerian PKP, Kementerian Dalam Negeri, dan BPS dalam mendukung pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pendataan, verifikasi, hingga penetapan calon penerima bantuan berjalan lebih tepat sasaran dan terintegrasi.
"Saya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri dan BPS terhadap pelaksanaan Program BSPS yang tahun ini mengalami peningkatan signifikan," pungkas Ara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya