Dark/Light Mode

Sampah Bisa Jadi Berkah

KLH Beri Pendampingan Pengelolaan Limbah SPPG

Selasa, 4 Agustus 2026 06:55 WIB
Wakil Menteri LH/Wakil Kepala BPLH, Diaz Hendropriyono, saat menjadi panelis dalam sesi “Maju Terus! Agenda Iklim Indonesia dalam Dunia yang Pecah Belah” pada ajang Indonesia Net-Zero Summit 2026 yang diselenggarakan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Balai Kartini, Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026). Foto: Dok. Kemenlh
Wakil Menteri LH/Wakil Kepala BPLH, Diaz Hendropriyono, saat menjadi panelis dalam sesi “Maju Terus! Agenda Iklim Indonesia dalam Dunia yang Pecah Belah” pada ajang Indonesia Net-Zero Summit 2026 yang diselenggarakan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) di Balai Kartini, Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026). Foto: Dok. Kemenlh

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) akan mendampingi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah agar menerapkan prinsip ekonomi sirkular dalam operasionalnya. Langkah itu menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala BPLH Diaz Hendropriyono mengatakan, pendampingan terhadap SPPG akan menjadi salah satu fokus KLH/BPLH dalam lima tahun ke depan.

“Pada setiap program yang kami jalankan harus ada prinsip circularity. Termasuk dalam program prioritas Presiden,” ujar Diaz dalam keterangan resminya, Senin (3/8/2026).

Baca juga : Kalau Tidak Sesuai Spek, Silakan Foto, Laporkan!

Sebagai langkah awal, KLH/BPLH telah memberikan pendampingan teknis, sekaligus menyiapkan infrastruktur pendukung di sejumlah SPPG percontohan. Langkah itu ditujukan agar limbah yang dihasilkan dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali, sehingga memberi manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Dia mencontohkan pendampingan di SPPG Halim. Selain membantu pengelolaan sampah, KLH/BPLH membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Air hasil pengolahan kemudian dimanfaatkan untuk mengairi sawah seluas sekitar 6,5 hektare di sekitar lokasi, sehingga mampu meningkatkan frekuensi panen menjadi tiga kali dalam setahun.

“Melalui contoh itu, kita bisa melihat MBG bukan hanya memberi makan masyarakat, tetapi juga ikut mendukung produksi pangan,” ujarnya.

Baca juga : Hadiri Pembukaan MTQ XXXIV Kalbar, OSO Beri Semangat Para Qari

Meski demikian, Diaz menegaskan, penerapan ekonomi sirkular tidak harus menggunakan pendekatan yang sama di setiap daerah. Karena itu, KLH/BPLH mendorong masing-masing SPPG mengembangkan sistem pengelolaan limbah sesuai potensi, kebutuhan, dan kearifan lokal.

Mantan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial itu mencontohkan, SPPG di Gorontalo yang dikunjunginya saat berada di Labuan Bajo sebagai lokasi pertemuan. Di wilayah tersebut, sisa makanan dimanfaatkan sebagai pakan ternak babi, sedangkan minyak jelantah diolah kembali, sehingga limbah dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Setiap daerah memiliki local wisdom dan solusi masing-masing. Karena itu, kita harus melihat potensi yang bisa didorong sesuai kondisi daerah,” katanya. SSL

Baca juga : Danantara Dan IFG Gaspol Konsolidasi Asuransi BUMN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 4 Agustus 2026 dengan judul "Sampah Bisa Jadi Berkah KLH Beri Pendampingan Pengelolaan Limbah SPPG"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.