Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau Wilayah Terparah, Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Dampak Gempa
Senin, 17 Agustus 2026 19:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) mempercepat pendataan kerusakan akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendataan dinilai menjadi kunci agar bantuan pemerintah dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Hal tersebut disampaikan Mendagri setelah meninjau langsung kerusakan akibat gempa sekaligus berdialog dengan masyarakat Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8/2026).
Mendagri memastikan, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan bantuan untuk rumah warga yang mengalami kerusakan.
Baca juga : PNM Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT
Namun, penyaluran bantuan tersebut membutuhkan pendataan dari Pemda yang kemudian ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) setempat.
"Kecepatannya sangat tergantung dari pendataan. Kalau didatakan, sudah sampai ke Bupati, setelah itu ditandatangani juga oleh Kapolres sama Pak Kajari," ujar Mendagri.
Karena itu, Mendagri mengimbau Pemda mengerahkan kepala desa hingga perangkat kecamatan untuk mempercepat proses pendataan.
Bantuan pemerintah untuk rumah terdampak diberikan berdasarkan tingkat kerusakan, yakni Rp 15 juta untuk kerusakan ringan, Rp 30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp 70 juta untuk kerusakan berat.
Baca juga : Pimpin Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Mendagri Tegaskan Negara Hadir
"Nanti yang mendata dari desa. Nanti desa menyampaikan kepada Pak Bupati. Bupati nanti akan merekap rumah siapa rumahnya rusak ringan, sedang, atau berat," terangnya.
Mendagri menegaskan, hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, dan badan usaha milik negara (BUMN).
Berdasarkan hasil peninjauan, Mendagri menyebut Kecamatan Lamba Leda Utara menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat gempa bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Karena itu, ia mendorong agar penyaluran bantuan untuk Kabupaten Manggarai Timur memprioritaskan wilayah tersebut.
Baca juga : Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat Tangani Dampak Gempa Flores
"Akan kita sampaikan untuk mendorong semua bantuan yang di Manggarai Timur prioritaskan daerah ini," tutupnya.
Sebelumnya, Mendagri memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur.
Kehadiran Mendagri di wilayah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau lokasi terdampak gempa sekaligus mempercepat penanganan bencana di NTT.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya