Dark/Light Mode

Pemerintah All Out Tangani Karhutla, 40 Armada Udara Dikerahkan

Selasa, 18 Agustus 2026 22:16 WIB
Foto: Kemenhut.
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mengerahkan kekuatan udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Sebanyak 40 armada udara dikerahkan, mulai dari pesawat patroli hingga helikopter water bombing dan pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Hal tersebut disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (18/8/2026).

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat sinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam upaya menangani karhutla. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan OMC.

Baca juga : Menhut Raja Antoni: 40 Perkara Karhutla Ditangani Polri, 29 Jadi Tersangka

“Pemerintah all out tangani karhutla. Kementerian Kehutanan terus memperkuat sinergi dengan BNPB dan BMKG dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, salah satunya melalui kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca,” kata Raja Juli.

Raja Juli mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan BNPB, sebanyak 40 armada udara telah dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla.

Armada tersebut terdiri atas 10 pesawat patroli, 27 helikopter water bombing, dan tiga pesawat OMC.

Khusus di enam provinsi prioritas, BNPB mengerahkan 36 armada udara yang terdiri atas 12 armada patroli udara, 21 helikopter water bombing, dan tiga pesawat OMC.

Baca juga : Kemenhut Tindak 42 PBPH, 9 Kasus Karhutla Masuk Proses Hukum

Menurut Raja Juli, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama karena persoalan tersebut bersifat serius dan berpotensi menimbulkan dampak luas.

“Kami menyadari bahwa karhutla merupakan persoalan serius yang memerlukan penanganan secara kolaboratif, terpadu, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sejumlah langkah koordinasi juga telah dilakukan pemerintah. Di antaranya rapat koordinasi khusus bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta kementerian/lembaga terkait di Manggala Wanabakti.

Selain itu, pemerintah menggelar rapat terbatas penanggulangan karhutla yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara bersama sejumlah menteri, TNI, Polri, BMKG, BRIN, dan BNPB.

Baca juga : Menhut Bahas Karhutla dan Dampak Musim Kemarau Bersama Komisi IV

Pemerintah juga menggelar apel kesiapsiagaan karhutla di tiga provinsi rawan, yakni Kalimantan Barat, Riau, dan Sumatera Selatan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.