Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Cepat Tangani Karhutla Kalimantan, Kapolri Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
Minggu, 23 Agustus 2026 18:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Langkah cepat Polri menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Analis politik dan hukum Boni Hargens menilai, respons tersebut turut memperkuat kepercayaan publik sekaligus citra positif pemerintahan Prabowo-Gibran.
Boni mengapresiasi langkah cepat Polri dalam mengusut kasus pembakaran hutan di Kalimantan. Menurutnya, tindakan kepolisian tidak sekadar bersifat reaktif, tetapi mencerminkan komitmen institusional dalam menjalankan prinsip-prinsip yang telah dicanangkan Polri.
“Tindakan yang diambil Polri kali ini bukan sekadar respons reaktif, melainkan mencerminkan komitmen institusional yang sejalan dengan prinsip-prinsip pokok yang telah dicanangkan oleh kepemimpinan Polri,” ujar Boni dalam rilis, Minggu (23/8/2026).
Boni menilai, keberhasilan Polri dalam menangani kasus tersebut merupakan contoh implementasi prinsip PRESISI yang menekankan pendekatan berbasis data, akuntabilitas, dan pelayanan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Menurut dia, langkah tersebut menunjukkan reformasi institusional Polri berjalan pada jalur yang tepat.
Baca juga : Di Tengah Cek Karhutla Kalsel, Menhut Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan
Boni menilai, keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya memiliki dimensi penegakan hukum, tetapi juga membawa implikasi terhadap kepercayaan publik.
Langkah tegas dan terukur Polri, kata dia, menjadi credit point bagi institusi kepolisian dalam membangun sekaligus mempertahankan persepsi positif masyarakat terhadap kinerja penegakan hukum.
“Tindakan cepat dan terukur Polri dalam menangani kejahatan lingkungan memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat luas, meningkatkan kepercayaan publik yang selama ini menjadi fondasi utama penegakan hukum yang efektif,” ucap Boni.
Dari perspektif politik, Boni menilai, keberhasilan tersebut turut memperkuat persepsi positif terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hal itu menunjukkan aparatur negara di bawah kepemimpinan saat ini dinilai mampu bertindak tegas dalam menghadapi kejahatan lingkungan berskala besar.
Di luar dimensi politik, Boni menegaskan bahwa pengamanan para pelaku pembakaran hutan menjadi sinyal bahwa negara hadir dan serius melindungi kekayaan alam Kalimantan dari eksploitasi dan perusakan yang mengancam keberlangsungan ekosistem.
Baca juga : Menhut Tinjau Karhutla Kalsel: Api Sudah Tak Terlihat, Tapi Masih Berasap
“Dalam konteks yang lebih luas, kasus ini menegaskan bahwa isu lingkungan, khususnya kebakaran hutan ini, tentulah bukan sekadar persoalan ekologi, melainkan ujian nyata bagi kapasitas dan integritas penegakan hukum di Indonesia,” tegas Boni.
Mantan Dewan Pengawas LKBN ANTARA itu berharap, penanganan kasus karhutla di Kalimantan menjadi preseden positif untuk mendorong penindakan yang lebih konsisten, sistematis, dan tanpa kompromi terhadap berbagai bentuk kejahatan lingkungan.
Boni yang juga dosen ilmu politik Universitas Indonesia (UI) menegaskan, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa kejahatan lingkungan merupakan persoalan serius yang memerlukan respons hukum sebanding dengan dampaknya terhadap alam dan masyarakat Indonesia.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran mencatat perkembangan signifikan dalam penanganan kasus karhutla di Kalimantan.
Selain melakukan operasi pemadaman, kepolisian juga mengamankan sejumlah tersangka yang diduga bertanggung jawab atas pembakaran lahan.
Kapolri menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut pada Jumat (21/8/2026).
Baca juga : BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
Ia menegaskan, aparat kepolisian bergerak cepat dan terukur untuk mengidentifikasi serta mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembakaran hutan.
“Beberapa nama sudah kami amankan,” ujar Sigit.
Pernyataan tersebut menjadi konfirmasi pimpinan Polri mengenai perkembangan penegakan hukum dalam penanganan karhutla di Kalimantan.
Respons kepolisian dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah menangani kejahatan lingkungan yang berdampak terhadap ekosistem, kualitas udara, dan masyarakat di wilayah terdampak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya