Dark/Light Mode

Menhut BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan Tangani Karhutla di 6 Provinsi

Senin, 24 Agustus 2026 14:09 WIB
Foto: Kemenhut.
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) untuk diperbantukan atau di-BKO-kan ke enam provinsi prioritas dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah tersebut dilakukan di tengah kondisi karhutla yang dinamis sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, dirinya berada di Kalimantan Barat atas permintaan Presiden Prabowo untuk memastikan instruksi terkait penanganan karhutla berjalan dengan baik.

Baca juga : Tinjau Karhutla Kalbar, Menhut: Hotspot Turun Jadi 28 Titik, Asap Masih Terlihat

Hal itu disampaikan Raja Juli usai meninjau lokasi karhutla di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).

“Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik. Apa yang menjadi instruksi beliau diimplementasikan oleh teman-teman terutama yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Raja Juli.

Dari total 5.000 ASN yang akan di-BKO-kan, sebanyak 2.200 personel akan ditempatkan di tiga provinsi di Kalimantan. Sementara khusus Kalimantan Barat, Kemenhut akan mengirimkan 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla.

Baca juga : Indonesia-Vantara Perkuat Konservasi Satwa Liar, Siapkan 10 RS Bergerak

“Khusus untuk di Kalimantan Barat akan ada 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla, akan kita kirim ke sini,” ujar Raja Juli.

Raja Juli menyebut, penguatan personel dilakukan karena perkembangan hotspot karhutla sangat dinamis. Selain mengerahkan ASN, pejabat eselon I Kemenhut juga akan berkantor di enam provinsi prioritas.

Keenam provinsi tersebut yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.

Baca juga : Prabowo Tambah 17 Pesawat Water Bombing Untuk Atasi Karhutla Kalimantan

“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, TNI, Polri, di darat maupun di udara, termasuk teman-teman Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang berjuang tanpa lelah bersama-sama, akhirnya pada hari ini, sekali lagi per malam kemarin, angka hotspot di Kalimantan Barat sisa 28 saja ya. Nanti datanya akan kita update, sekali lagi ini sangat dinamis,” tutur Raja Juli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.