Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kakorlantas Polri Luncurkan Squad Baru dan Jersey Bhayangkara Presisi Lampung FC
Sabtu, 29 Agustus 2026 19:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bhayangkara Presisi Lampung FC resmi meluncurkan skuad dan jersey baru untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Setelah finis di posisi kelima pada musim lalu, klub memasang target lebih tinggi dengan membidik posisi tiga besar.
Peluncuran tim dan jersey tersebut digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan dihadiri Kakorlantas Polri Irjen Wibowo yang juga menjabat CEO Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Wibowo mengatakan, sepak bola memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus mempererat persatuan masyarakat.
“Sepak bola memiliki kekuatan yang besar untuk menyatukan masyarakat di tengah berbagai perbedaan latar belakang,” ujar Wibowo dalam sambutannya.
Ia mengatakan perjalanan Bhayangkara FC tidak selalu berjalan mulus. Tim sempat terdegradasi ke Liga 2 pada musim 2023/2024.
Namun, melalui evaluasi, pembenahan, dan kerja keras, Bhayangkara FC mampu menjadi runner-up Liga 2 dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Babak baru perjalanan klub dimulai pada 2025 melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Stadion Sumpah Pemuda menjadi markas pertandingan, sedangkan Stadion Pahoman digunakan sebagai pusat latihan.
Dukungan pemerintah daerah, suporter, dan masyarakat Lampung turut memberikan energi positif bagi tim.
Pada musim 2025/2026, Bhayangkara Presisi Lampung FC mencatat 11 kemenangan dari 17 pertandingan kandang dan menempati peringkat kelima Indonesia Super League.
“Capaian tersebut tentunya menjadi bukti kebangkitan bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC sekaligus pijakan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi,” tuturnya.
Memasuki musim baru, Bhayangkara Presisi Lampung FC memperkenalkan jersey dan sejumlah pemain baru. Jersey tersebut menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan persatuan tim.
Komposisi skuad musim ini memadukan pengalaman pemain senior, semangat pemain baru, serta potensi talenta muda.
Para pemain juga diminta menjaga kondisi fisik dan mental, menjalankan strategi pelatih dengan disiplin, serta menjunjung tinggi integritas dan sportivitas.
“Patuhi strategi pelatih serta tampil disiplin dan pantang menyerah dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan sportivitas,” pesannya.
Di sisi manajemen, Irjen Wibowo mendorong penguatan tata kelola klub secara profesional dan berkelanjutan, termasuk dalam pembinaan talenta-talenta muda.
Ia juga mengajak suporter dan masyarakat Lampung memberikan dukungan secara kreatif, tertib, dan bertanggung jawab.
Pengamanan setiap pertandingan diharapkan dilakukan secara profesional, proporsional, dan humanis agar kompetisi berlangsung aman dan kondusif.
“Sehingga seluruh rangkaian kompetisi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap menjadi sarana pemersatu bagi bangsa,” tuturnya.
Bhayangkara Presisi Lampung FC kini memasang target lebih tinggi pada musim 2026/2027. Setelah finis di posisi kelima musim lalu, tim membidik posisi tiga besar.
“Dengan target di musim ini, kita bisa mencapai peringkat tiga besar,” tegas Wibowo.
Wibowo menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal atas dukungan moril dan materiil terhadap Bhayangkara Presisi Lampung FC, termasuk dalam menyiapkan Stadion Sumpah Pemuda sebagai home base tim.
Ia juga mengapresiasi para suporter yang telah memberikan dukungan sepanjang musim lalu. Menurutnya, seluruh pertandingan kandang di Stadion Sumpah Pemuda berjalan aman dan kondusif.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi perjalanan Bhayangkara Presisi Lampung FC selama satu tahun berada di Lampung.
Menurut Rahmat, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak pihak, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, suporter, keluarga, hingga masyarakat.
Baca juga : Kakorlantas Tegaskan Komitmen Dukung Kebijakan Zero Over Dimension dan Overload
“Kita tahu sepak bola selalu punya cara untuk menyatukan banyak orang. Di lapangan 11 orang yang bermain, tapi di balik 11 orang ini ada pelatih, ada manajemen, ada suporter, ada keluarga, bahkan masyarakat yang ikut menaruh harapan,” kata Rahmat.
Ia mengapresiasi keberhasilan Bhayangkara FC menembus lima besar pada musim pertamanya di Lampung. Namun, capaian tersebut dinilai belum menjadi akhir perjalanan.
“Lima besar ini bukan prestasi akhir, bukan target akhir. Insya Allah tahun ini kita lebih baik, tiga besar,” ujarnya.
Rahmat juga mengajak seluruh elemen Bhayangkara Presisi Lampung FC membangun tim yang profesional dan solid. Menurutnya, prestasi membutuhkan proses panjang dan konsistensi.
“Klub yang kuat tidak dibangun dengan satu musim, tapi melalui kerja konsisten, pembinaan berkelanjutan, dan komitmen yang tidak pernah berhenti,” ingatnya.
Ia berharap, Bhayangkara Presisi Lampung FC semakin maju, semakin dicintai masyarakat, dan mampu mengharumkan nama Lampung di kancah sepak bola nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya