Dark/Light Mode

Menteri Mukhtarudin Terima Audiensi ITL Trisakti

Kampus Jadi Pintu Masuk PMI Berdaya Saing Global

Selasa, 22 September 2026 06:55 WIB
Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan ITL Trisakti Jadi Pekerja Migran Medium-High Skill, Kamis (21/9/2026). Foto: kp2mi
Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan ITL Trisakti Jadi Pekerja Migran Medium-High Skill, Kamis (21/9/2026). Foto: kp2mi

RM.id  Rakyat Merdeka - Perguruan tinggi didorong tidak hanya mencetak lulusan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja dalam negeri. Kampus juga diharapkan menjadi pintu masuk penyiapan Pekerja Migran Indonesia (PMI) medium-skill dan high-skill agar mampu bersaing di pasar kerja global.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendorong langkah tersebut melalui penguatan standardisasi kompetensi, sertifikasi berstandar global dan penguasaan bahasa asing. Penyiapan tenaga kerja untuk pasar internasional dinilai perlu dimulai sejak di bangku perguruan tinggi.

Strategi itu dibahas Menteri P2MI Mukhtarudin saat menerima audiensi Rektor Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti Yuliantini beserta jajaran di Kantor KP2MI, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Menurut Mukhtarudin, penyiapan tenaga kerja sektor transportasi dan logistik untuk pasar global harus dilakukan sejak perguruan tinggi. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memenuhi standar profesi yang dipersyaratkan negara tujuan.

“Menindaklanjuti arahan Presiden untuk mewujudkan penempatan berkualitas pada tingkat medium dan high-skill, implementasi pada sektor transportasi dan logistik langsung difokuskan pada standardisasi dan sertifikasi,” kata Mukhtarudin.

Baca juga : Suahasil Tancap Gas

Menurut dia, kurikulum dan pelatihan vokasi di kampus perlu diselaraskan dengan standar lisensi yang berlaku di negara tujuan.

Dengan pendekatan tersebut, penyiapan calon PMI dilakukan sejak hulu dan tidak menunggu lulusan memasuki proses penempatan.

KP2MI juga mendorong fasilitasi sertifikasi berstandar global melalui perguruan tinggi. Sertifikasi tersebut diharapkan memperkuat kompetensi teknis sekaligus meningkatkan daya saing lulusan ketika memasuki pasar kerja internasional.

Menteri asal Partai Golkar itu menilai, pendekatan tersebut dapat mempercepat penyerapan lulusan ke pasar kerja luar negeri karena kompetensi yang dimiliki sejak awal telah diarahkan sesuai kebutuhan industri dan persyaratan negara tujuan.

Untuk mendukung strategi tersebut, KP2MI dan ITL Trisakti menjajaki kerja sama yang dapat dituangkan dalam nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Baca juga : Kemerdekaan Palestina Tidak Bergantung Israel

Salah satu ruang lingkup kerja sama yang disiapkan adalah pengembangan Migrant Center sebagai pusat informasi, edukasi dan layanan mengenai peluang kerja luar negeri, serta migrasi aman.

Kolaborasi juga mencakup pendidikan, pelatihan, sertifikasi, peningkatan kompetensi, serta penyelarasan kemampuan lulusan dengan kebutuhan pasar kerja global.

“Kompetensi dikembangkan pada bidang transportasi dan logistik yang memiliki peluang penempatan, seperti pengemudi, logistik, supply chain, dan bidang terkait,” ucap Mukhtarudin.

KP2MI dan ITL Trisakti juga membuka peluang pertukaran data dan informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja luar negeri, peluang penempatan, persyaratan kerja, hingga migrasi aman.

“Data kebutuhan pasar kerja itu penting agar pendidikan dan pelatihan di perguruan tinggi dapat terus disesuaikan dengan permintaan industri internasional,” ucap Mukhtarudin.

Baca juga : Amanda Rigby Sah Jadi Istri Andre, Minta Ruang Bahagia

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar kerja global. Melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi dan penguasaan bahasa, kampus dapat menyiapkan calon PMI sesuai kebutuhan negara tujuan. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 22 September 2026 dengan judul "Menteri Mukhtarudin Terima Audiensi ITL Trisakti, Kampus Jadi Pintu Masuk PMI Berdaya Saing Global"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.