Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
2 Wamen Hadir Di UMMI, Ajak Mahasiswa Siapkan Kompetensi Masa Depan
Jumat, 25 September 2026 19:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dua Wakil Menteri Kabinet Merah Putih hadir di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Kamis (24/9/2026). Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq dan Wamenaker Afriansyah Noor mengajak mahasiswa baru mempersiapkan kompetensi agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja.
Fajar memberikan sambutan sekaligus mendampingi Afriansyah yang memberikan kuliah umum bertema “Strategi Pengembangan Kompetensi di Era Disrupsi Menghadapi Transformasi Dunia Kerja”.
Di hadapan mahasiswa baru, Fajar mengingatkan pentingnya memanfaatkan masa kuliah untuk melatih diri, memperkuat kemampuan nonteknis atau soft skills, serta membangun pola pikir sebagai pencipta lapangan kerja.
“Adik-adik harus betul-betul melatih diri. Mindset-nya jangan hanya besok saya akan bekerja apa, tetapi lapangan kerja apa yang bisa saya buka,” ujar Fajar.
Fajar yang juga merupakan bagian dari Badan Pembina Harian (BPH) UMMI dan Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) PP Muhammadiyah mengatakan Muhammadiyah memiliki tempat penting dalam perjalanan pengabdiannya.
Baca juga : Bertemu Siswa Papua, Wamen Fajar Tanamkan Semangat Persatuan dan Kepemimpinan
Ia menyebut Muhammadiyah sebagai ruang aktivisme, sementara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi ruang pengabdiannya. Fajar juga merupakan alumnus Universitas Muhammadiyah Surakarta.
“Muhammadiyah adalah ruang aktivisme saya dan Kemendikdasmen adalah ruang pengabdian saya. Saya juga alumni perguruan tinggi Muhammadiyah seperti adik-adik,” ungkapnya.
Sementara itu, Afriansyah dalam kuliah umumnya menekankan bahwa kampus perlu menjadi ekosistem pembelajaran sepanjang hayat. Mahasiswa, kata dia, harus berani mencoba, belajar dari kegagalan, dan terus beradaptasi dengan perubahan.
“Kompetensi bukan hanya dari buku, tetapi juga dari pengalaman. Teori harus bertemu dengan praktik. Karena itu, pemagangan dan sertifikasi menjadi penting,” kata Afriansyah.
Dalam paparannya, Afriansyah menyampaikan data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2026 yang mencatat jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 154,91 juta orang. Sementara tingkat pengangguran terbuka tercatat 4,68 persen.
Baca juga : Menuju Indonesia Emas 2045, Wamen Fajar Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Unggul
Menurut Afriansyah, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menyiapkan lulusan menghadapi dunia kerja. Kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan industri perlu diperkuat agar kompetensi mahasiswa semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
“Dunia berubah, maka kita harus cepat belajar. Adik-adik jangan pulang hanya membawa catatan, tetapi membawa komitmen untuk terus mengejar kompetensi,” pesannya.
Kuliah umum kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa mengajukan pertanyaan seputar pengangguran, proses rekrutmen, hingga kesiapan menghadapi perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).
Menjawab pertanyaan tersebut, Afriansyah kembali menekankan pentingnya kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi. Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga perlu memperkuat soft skills sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Rektor UMMI menyampaikan, pada tahun ini kampus tersebut menerima 2.035 mahasiswa baru. Ia berharap kehadiran dua wakil menteri dan materi kuliah umum dapat semakin memotivasi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi serta mempersiapkan masa depan.
Baca juga : 20 Jagoan SMK Indonesia Siap Berlaga Di WorldSkills Shanghai 2026
Fajar mengapresiasi kehadiran Wamenaker di UMMI. Menurutnya, pesan pendidikan dan ketenagakerjaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni menyiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan produktif.
“Kehadiran kami di UMMI merupakan bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan visi Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Pendidikan harus membekali generasi muda agar siap menghadapi perubahan dunia kerja sekaligus mampu menciptakan peluang di masa depan,” ujar Fajar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya