Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BPDP Perkuat Sinergi Pemkab untuk Percepat Program Perkebunan Rakyat
- Marc Klok dan Beckham Berjaya di Kompetisi Asia
- Persija Langsung Hadapi Borneo dan Persib di 2 Laga Awal
- Jaksa Siapkan 303 Saksi di Kasus Kuota Haji, Vonis Yaqut Desember 2026
- BNN Dorong Ketamin Masuk Narkotika Usai Sita 800 Kg di Natuna
CKG Mulai Dirasakan, Wamen Fajar: Anak Sehat Siap Belajar
Sabtu, 29 Agustus 2026 11:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mulai dirasakan di lingkungan sekolah. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menilai pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan anak sehat dan siap mengikuti pembelajaran.
Hal tersebut disampaikan Fajar saat meninjau pelaksanaan CKG, CKG Sekolah, serta penguatan program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Kota Bogor, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dan turut dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan serta jajaran Pemerintah Kota Bogor.
“Kami mengapresiasi inisiatif Pak Wamenkes yang mengundang kami bersama Wamen PPPA. Ini menunjukkan sinergi karena CKG Sekolah dilaksanakan di ruang pendidikan dan hasilnya perlu ditindaklanjuti bersama,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, CKG merupakan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto sekaligus implementasi Asta Cita keempat yang menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul.
Baca juga : Wamen Fajar: Lewat SNT, Presiden Prabowo Buka Jalan Anak Daerah ke Kampus Dunia
Kunjungan diawali di Puskesmas Tanah Sareal untuk melihat pelaksanaan program 1.000 HPK. Rombongan kemudian meninjau pelaksanaan CKG Sekolah dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP Negeri 5 Kota Bogor.
Fajar mengatakan berbagai program kesehatan dan pendidikan perlu dipandang sebagai satu rangkaian yang saling berkaitan. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan anak harus dimulai sejak masa kehamilan dan berlanjut hingga anak berada di lingkungan sekolah.
“Pelayanan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang, pencegahan stunting, CKG Sekolah, Makan Bergizi Gratis, UKS, dan kesehatan mental harus dilihat sebagai satu kesinambungan. Pendidikan Bermutu untuk Semua harus dimulai dengan memastikan anak sehat dan siap belajar,” ungkap Fajar.
Di SMP Negeri 5 Kota Bogor, Fajar berdialog dengan murid, tenaga kesehatan, dan guru. Pembahasan meliputi hasil pemeriksaan kesehatan, layanan konseling, kesehatan mental, hingga mekanisme rujukan ke puskesmas.
Fajar menilai keberadaan UKS memiliki peran penting dalam memastikan hasil pemeriksaan kesehatan siswa dapat ditindaklanjuti.
Baca juga : Wamen Fajar: Kebijakan Pendidikan Prabowo Mulai Dirasakan Hingga Ujung Negeri
“UKS adalah semacam jangkar di sekolah yang menghubungkan sekolah dengan puskesmas. Dengan mengoptimalkan UKS, pelaksanaan CKG dan tindak lanjutnya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Fajar juga melihat praktik pembatasan penggunaan telepon genggam selama jam sekolah. Seorang guru menjelaskan, kebijakan tersebut membuat murid lebih aktif bergerak, berolahraga, dan berinteraksi dengan teman-temannya.
Praktik tersebut sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dikembangkan Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.
Gerakan tersebut mendorong kebiasaan sederhana seperti berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal agar tumbuh menjadi budaya hidup sehat bagi anak-anak.
Berdasarkan laporan Pemerintah Kota Bogor, hingga 24 Agustus 2026 cakupan CKG telah mencapai 49 persen. Sementara itu, cakupan CKG Sekolah mencapai 30,8 persen.
Baca juga : Dari Pulau Terdepan, Wamen Fajar Ajak Siswa “Angkat Pena” Isi Kemerdekaan
Wamenkes Dante menekankan pentingnya menindaklanjuti hasil pemeriksaan kesehatan. Tindak lanjut tersebut dilakukan melalui upaya promotif dan preventif, pelayanan kesehatan primer, serta sistem rujukan bagi peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Fajar menegaskan, pelaksanaan CKG menunjukkan kebijakan pemerintah mulai bergerak dari agenda nasional menjadi layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk para murid di sekolah.
“CKG merupakan bentuk nyata kehadiran kebijakan Presiden Prabowo di sekolah. Anak yang sehat akan lebih siap belajar, dan dari sanalah kita menyiapkan fondasi sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas pada tahun 2045,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya