Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penambahan Enam Kodam Baru
Pengamanan Diperkuat, Respons TNI Makin Cepat
Rabu, 7 Oktober 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penambahan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru dinilai dapat memperkuat pengamanan wilayah, sekaligus mempercepat respons TNI Angkatan Darat (AD) dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana.
Keberadaan Kodam baru itu juga diharapkan memperpendek rentang kendali, sehingga koordinasi dan penanganan situasi di daerah dapat dilakukan lebih cepat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, penambahan jumlah Kodam merupakan kebutuhan untuk memudahkan TNI AD mengamankan wilayah Indonesia.
Menurutnya, kondisi geografis yang beragam dan jumlah pulau yang sangat banyak membutuhkan sistem organisasi kewilayahan yang lebih kuat agar pengendalian, serta pengamanan dapat dilakukan secara maksimal.
“Karena itu perlu disesuaikan agar rentang kendali lebih efektif, koordinasi lebih cepat dan respons terhadap perkembangan situasi di wilayah dapat dilakukan secara optimal,” ujar Donny di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Baca juga : Gerindra Sumut Perkuat Komunikasi Di Lapangan
Menurutnya, pembentukan Kodam baru tidak hanya ditujukan untuk memperkuat pengamanan wilayah. Keberadaan satuan baru tersebut juga diharapkan memudahkan TNI AD menyalurkan bantuan kepada masyarakat ketika terjadi bencana.
“Pembentukan Kodam baru bukan sekadar penambahan struktur organisasi, tetapi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas TNI AD,” kata Donny.
Terkait personel, pengisian keenam markas Kodam baru akan dilakukan secara bertahap. Seluruh organisasi akan diisi personel yang memiliki kompetensi dan kemampuan sesuai kebutuhan agar pelaksanaan tugas pengamanan wilayah berjalan optimal.
Selain personel, TNI AD akan membangun sarana dan prasarana untuk menunjang operasional Kodam baru. Penataan tersebut juga dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta prioritas operasional.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI. Enam di antaranya merupakan Kodam, pada upacara peringatan HUT Ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Baca juga : Parpol Koalisi Pemerintah Perlu Dibatasi 60 Persen
Enam Kodam baru tersebut, yakni Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau dengan Pangdam Mayjen TNI Rionardo; Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Pangdam Mayjen TNI Drajad Brima Yoga; dan Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur dengan Pangdam Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua.
Selanjutnya, Kodam XXVIII/Molku Kie Raha di Maluku Utara dipimpin Pangdam Mayjen TNI Nefra Firdaus; Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah dipimpin Pangdam Mayjen TNI Aminton Manurung; serta Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat dipimpin Pangdam Mayjen TNI Edi Saputra.
Pengamat kebijakan publik dan keamanan dari FISIP UPN Veteran Jakarta Danis TS Wahidin menilai, penambahan enam Kodam merupakan langkah yang realistis dan konstruktif.
Menurut dia, kebijakan tersebut dapat menjadi bagian dari strategi memperkuat pertahanan Indonesia di tengah situasi keamanan global yang semakin kompleks.
“Saya kira ini respons antisipatif yang baik untuk mengantisipasi ancaman nirmiliter dan ancaman militer, karena situasi global anomali,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka.
Baca juga : Kopdes Pangkas Distribusi & Dongkrak Ekonomi Desa
Penulis buku Menalar Bela Negara: Survei Persepsi Masyarakat Indonesia terhadap Bela Negara di Era Digital itu mengatakan, penambahan Kodam juga tepat untuk mendukung upaya penanggulangan bencana.
Indonesia, kata dia, setiap tahun menghadapi berbagai bencana, mulai dari gempa bumi, tanah longsor hingga tsunami.
Dia meyakini penambahan Kodam tidak mengubah pendekatan strategi pertahanan Indonesia. Sebab, selama ini TNI dinilai tetap memegang prinsip untuk tidak mencari musuh.
“Saat ini persepsi masyarakat terhadap TNI dan aspek keamanan juga cukup positif. Kondisi keamanan kondusif dan konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif menunjukkan kinerja TNI dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional,” katanya. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 7 Oktober 2026 dengan judul "Penambahan Enam Kodam Baru Pengamanan Diperkuat, Respons TNI Makin Cepat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya