Dark/Light Mode

Mendikdasmen Dampingi Menko PMK Tinjau Sekolah Hasil Revitalisasi

Kamis, 8 Oktober 2026 22:25 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti mendampingi Menko PMK, Sugiono, saat melakukan kunjungan kerja di SD Negeri Cirimekar 02 Kab. Bogor, Rabu (7/10), untuk meninjau hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan dan pemanfaatan program Digitalisasi Pembelajaran. (Fotografer: Ikram)
Mendikdasmen Abdul Muti mendampingi Menko PMK, Sugiono, saat melakukan kunjungan kerja di SD Negeri Cirimekar 02 Kab. Bogor, Rabu (7/10), untuk meninjau hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan dan pemanfaatan program Digitalisasi Pembelajaran. (Fotografer: Ikram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ruang kelas yang sebelumnya mengalami kebocoran dan kerusakan kini telah diperbaiki. Suasana belajar di SD Negeri Cirimekar 02, Kabupaten Bogor, pun terasa lebih nyaman dengan dukungan fasilitas pembelajaran digital.

Kondisi tersebut terlihat saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono meninjau langsung pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang pendidikan, Rabu (7/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua menteri untuk melihat hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan pemanfaatan Digitalisasi Pembelajaran.

Keduanya meninjau kondisi sekolah sebelum dan sesudah revitalisasi, mengamati proses pembelajaran di kelas, serta makan bersama para siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kedatangan kedua menteri disambut antusias para murid. Anak-anak tampak bersemangat menyapa dan bersalaman, sekaligus menunjukkan ruang belajar mereka yang kini terasa lebih nyaman.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti turut mengingatkan para murid untuk memanfaatkan lingkungan belajar yang semakin baik dengan meningkatkan semangat belajar.

Baca juga : Mulai 2027, Pemerintah Tata Status Ratusan Ribu Guru

“Kalau sekolahnya bagus, harus rajin belajar,” ucapnya.

Kepala SD Negeri Cirimekar 02 Bagus Eko Kurniawan mengatakan, kondisi sekolah sebelum direvitalisasi cukup memprihatinkan.

Sejumlah ruang kelas mengalami kebocoran, plafon rusak berat, dan lantai juga mengalami kerusakan.

Melalui program revitalisasi dengan nilai bantuan Rp 951.543.177, sekolah mendapatkan rehabilitasi tiga ruang kelas dan ruang UKS, pembangunan toilet beserta sanitasinya, serta pembangunan ruang administrasi.

Menurut Bagus, perbaikan tersebut tidak hanya mengubah kondisi fisik sekolah, tetapi juga membuat kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih baik. Guru, murid, dan orang tua turut menyambut perubahan tersebut.

“Revitalisasi membawa dampak yang signifikan terhadap sarana dan prasarana di sekolah kami, sehingga pembelajaran di sekolah pun berjalan dengan baik,” ungkap Bagus.

Baca juga : Prabowo Candai Sugiono: Sudah Betah Jadi Menko PMK Atau Mau Balik Jadi Menlu?

Hal senada disampaikan para murid. Ketika ditanya mengenai kondisi sekolah setelah direvitalisasi, mereka mengatakan lebih senang karena kini memiliki ruang belajar yang lebih nyaman.

Salah satu murid kelas VI, Muhammad Ghazy Alfarizki, mengatakan ruang belajar yang telah diperbaiki membuat suasana belajar lebih nyaman dibandingkan sebelumnya. “Sekarang lebih nyaman!” ujar Ghazy.

Selain revitalisasi, SD Negeri Cirimekar 02 juga menerima program Digitalisasi Pembelajaran berupa Interactive Flat Panel (IFP).

Menko PMK melihat langsung pemanfaatan perangkat tersebut dalam proses pembelajaran. Para murid tampak mengikuti kegiatan dengan antusias, menyimak materi yang ditampilkan melalui layar, dan berinteraksi selama proses pembelajaran.

Guru kelas V Satya Dewanta mengatakan, IFP telah dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran selama sekitar satu tahun.

Mata pelajaran IPAS menjadi salah satu yang paling sering menggunakan perangkat tersebut, antara lain untuk memvisualisasikan bagian tubuh, bunyi, cahaya, dan berbagai materi lainnya.

Baca juga : Mulai 2027, Siswa Tak Naik Kelas Bisa Diterapkan Lagi

Menurut Satya, penggunaan IFP membuat pembelajaran terasa lebih dekat dengan keseharian anak-anak yang sudah terbiasa berinteraksi dengan perangkat digital.

“Mereka lebih berani mengungkapkan pendapat. Mereka lebih terpantik lagi motivasinya untuk belajar dengan adanya IFP ini,” ungkapnya.

Kunjungan ke SD Negeri Cirimekar 02 menunjukkan pemanfaatan program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran secara langsung di lingkungan sekolah.

Perbaikan ruang belajar memberikan kenyamanan bagi murid dan guru, sementara pemanfaatan teknologi membuka pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi peserta didik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.