Dark/Light Mode

Kebakaran KMP Batu Mandi, BKI Telaah Dokumen Teknis Kapal

Jumat, 23 Oktober 2026 15:29 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Insiden kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batu Mandi di perairan Selat Sunda menjadi perhatian PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI.

Perusahaan melakukan penelaahan dokumen dan rekam jejak teknis kapal untuk mendukung penyediaan informasi yang akurat bagi para pemangku kepentingan sekaligus menegaskan pentingnya keselamatan pelayaran.

Kebakaran KMP Batu Mandi terjadi di perairan dekat Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026).

Direktur Operasi Bidang Klasifikasi PT BKI (Persero) Arief Budi Permana mengatakan, penelaahan dilakukan terhadap sejumlah aspek teknis kapal, termasuk status klasifikasi, riwayat survei, serta sertifikasi yang berada dalam lingkup kewenangan BKI.

Menurut Arief, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan informasi teknis yang disampaikan kepada para pemangku kepentingan didasarkan pada data dan dokumentasi yang akurat.

Baca juga : BKI Berpartisipasi dalam Pengabdian Masyarakat FIA UI di Batam

"Sehubungan dengan insiden tersebut, BKI melakukan penelaahan terhadap dokumen dan rekam jejak teknis kapal yang relevan, termasuk status klasifikasi, riwayat survei, serta sertifikasi yang berada dalam lingkup kewenangan BKI. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan para pemangku kepentingan atas data dan dokumen teknis yang dibutuhkan,” ujar Arief.

BKI menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan berharap seluruh penumpang, awak kapal, serta pihak lain yang terdampak memperoleh penanganan yang diperlukan.

BKI menegaskan, penelaahan dokumen teknis merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan informasi pascakebakaran.

Namun, penyebab insiden tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan penelaahan dokumen dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sebagai badan usaha yang menjalankan kegiatan klasifikasi kapal, survei, dan sertifikasi sesuai penugasan serta kewenangan yang berlaku, BKI berkomitmen mendukung penerapan standar keselamatan kapal.

Baca juga : Kebakaran KMP Batu Mandi di Dekat Pelabuhan Merak, Tim SAR Dikerahkan

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan teknis, survei, dan verifikasi berdasarkan persyaratan yang relevan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung keselamatan pelayaran serta pemenuhan ketentuan teknis di sektor maritim.

Dalam konteks insiden KMP Batu Mandi, penelaahan status klasifikasi, riwayat survei, dan sertifikasi menjadi aspek yang diperhatikan BKI untuk membantu menyediakan data yang dibutuhkan para pemangku kepentingan.

Arief menegaskan, keselamatan pelayaran membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, pemilik kapal, operator kapal, dan seluruh elemen industri maritim memiliki peran penting dalam mewujudkan transportasi laut yang aman dan andal.

“Bersama dengan Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, pemilik dan operator kapal, serta seluruh lingkungan maritim Indonesia, BKI akan terus berkolaborasi dalam menjaga standar keselamatan dan mendorong terciptanya ekosistem maritim yang aman, andal, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca juga : Dokumen Rusak Dan Hilang Harus Segera Dipulihkan

BKI memastikan akan terus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dengan mengedepankan keselamatan pelayaran serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

Melalui penelaahan dokumen teknis dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BKI berharap penerapan standar keselamatan kapal dapat terus diperkuat demi mendukung ekosistem maritim Indonesia yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.