Dark/Light Mode

Saran Politisi PSI Pasca Kebakaran Di Gedung Bapenda

Dokumen Rusak Dan Hilang Harus Segera Dipulihkan

Selasa, 18 Agustus 2026 06:25 WIB
Kobaran api melahap Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, baru-baru ini. (Foto: Dok. Dinas Gulkarmat DKI)
Kobaran api melahap Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, baru-baru ini. (Foto: Dok. Dinas Gulkarmat DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta diminta segera mengamankan dokumen penting terkena dampak kebakaran. Karena, lembaga itu menangani pendapatan daerah.

Kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. Gedung yang antara lain ditempati Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta ini, terbakar dari lantai 11 hingga lantai 16. 

Insiden ini mendapat perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta August Hamonangan. Anggota Komisi C DPRD DKI ini meminta Bapenda menginventarisir dokumen yang terdampak kebakaran. 

Baca juga : Arsenal Kirim Sinyal Bahaya

Menurut August, dokumen Bapenda memiliki posisi penting, karena berkaitan langsung dengan administrasi pendapatan daerah. Dengan demikian, arsip Bapenda yang rusak atau hilang, harus segera dipulihkan. 

“Saya turut prihatin terhadap insiden kebakaran di Gedung Kantor Bapenda DKI. Kami di DPRD akan membantu kebutuhan Bapenda pada masa krisis ini,” ujar August, Sabtu (8/8/2026). 

August pun mendukung penuh investigasi Kepolisian untuk mengungkap penyebab kebakaran itu. “Sehingga, kita bisa mengetahui, apa penyebab kebakaran di gedung yang menyimpan begitu banyak dokumen sensitif,” kata Penasihat Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini. 

Baca juga : Trump Minta Latihan Militer Bersama Korsel Dikurangi

Dia juga meminta Bapenda segera memberikan penjelasan kepada DPRD DKI mengenai dampak kebakaran terhadap operasional dan administrasi pemerintahan. 

August berharap, tidak banyak dokumen Bapenda yang hilang dalam kejadian ini. “Tapi, dari video-video yang beredar, di mana kertas-kertas terbang berhamburan dan terbakar, jatuh ke lantai dasar, saya jadi pesimistis,” ujarnya. 

Karena itu, dia meminta Bapenda segera melakukan inventarisasi terhadap dokumen yang terdampak. Supaya, dokumen-dokumen itu bisa segera dibuat yang baru dan arsip-arsipnya dipulihkan. “Ini penting, karena Bapenda terkait dengan pendapatan daerah. Catatan-catatannya harus lengkap,” tandasnya.

Baca juga : Adinia Wirasti, Date Night Tanpa Ponsel

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan dicadangkan secara digital pada server serta pusat data yang berada di lokasi terpisah. 

Dengan sistem tersebut, menurut Pramono, kebakaran Gedung Abdul Muis tidak mengganggu pelayanan perpajakan kepada masyarakat. “Seluruh layanan kepada masyarakat akan tetap berjalan baik,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.