Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mendikdasmen: TKA Bukan Penentu Kelulusan, tetapi Peta Perbaikan Belajar
Selasa, 27 Oktober 2026 13:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan akhir dari proses belajar murid, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kemampuan akademik sekaligus memperbaiki kualitas pembelajaran.
Karena itu, murid tidak perlu memandang TKA sebagai penentu keberhasilan atau kegagalan, tetapi sebagai kesempatan untuk mengenali kemampuan yang masih perlu ditingkatkan.
Hal tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meninjau pelaksanaan TKA di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin (26/10/2026).
“Jadi semua sudah terstandar dan hasilnya nanti akan menggambarkan bagaimana kemampuan dari murid-murid kita. Dan ini bukan soal gagal atau berhasil. Karena TKA ini tujuannya adalah untuk memetakan mutu pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurutnya, hasil TKA perlu dipahami sebagai bahan evaluasi, bukan sebagai akhir dari proses belajar murid.
Baca juga : Komisi X Desak Percepatan Revitalisasi Gedung Sekolah
Pelaksanaan tes pada pertengahan tahun ajaran juga memberikan kesempatan bagi murid untuk memperbaiki kemampuan sebelum menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA.
“Setelah kita tahu hasil tesnya seperti apa, kita perbaiki. Karena pelaksanaan pada pertengahan semester, setelah ini anak-anak masih akan belajar satu semester lagi. Masih memiliki waktu belajar untuk memperdalam mereka kurangnya di mana, kemudian yang perlu diperbaiki pada aspek mana saja,” tuturnya.
Abdul Mu’ti menjelaskan, soal TKA disusun dengan memperhatikan standar validitas dan reliabilitas.
Bentuk soal dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir murid, termasuk melalui pertanyaan kontekstual yang mendorong penalaran, bukan semata-mata mengandalkan hafalan atau perhitungan langsung.
Kesiapan murid menghadapi TKA turut didukung oleh persiapan sekolah dan keterlibatan orang tua.
Baca juga : Mendikdasmen: Pendidikan Kunci Bangun Bangsa dan Siapkan Generasi Emas
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Rokhmat Hidayat, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak tiga bulan sebelum pelaksanaan.
Persiapan tersebut meliputi sosialisasi kepada orang tua, pendalaman materi bersama guru, hingga uji coba soal. Tahun ini, sebanyak 303 murid SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan mengikuti TKA dalam satu gelombang yang dibagi menjadi tiga sesi.
“Persiapan TKA sudah kami lakukan sejak tiga bulan sebelum pelaksanaan. Dukungan orang tua sangat penting untuk memberikan motivasi kepada anak-anak agar siap mengikuti TKA,” ujar Rokhmat.
Pengalaman mengikuti TKA juga dirasakan langsung oleh murid SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Abiyyu Desain Nagari.
Ia menilai, soal yang dikerjakannya, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia pada hari pertama, membutuhkan pemahaman teks dan ketelitian untuk menentukan jawaban yang tepat.
Baca juga : Raih TOP GPR Award 2026, Mendikdasmen Perkuat Komunikasi Publik Digital
“Alhamdulillah saya bisa menyesuaikan dengan baik. Soal-soal TKA pastinya membutuhkan pemikiran yang mendalam ya, karena selain kita perlu memahami teksnya, kita juga perlu teliti dalam mengerjakan soalnya supaya hasil yang kita dapat juga bisa sesuai dengan yang nanti diinginkan,” ujar Abiyyu.
Ia menyarankan murid untuk tidak hanya mempelajari materi, tetapi juga memperbanyak latihan soal dan membiasakan diri mengatur waktu saat mengerjakan tes.
“Kalau dari saya, selain kita mempelajari materi, perbanyak latihan soal yang telah dipelajari. Apalagi di TKA ini, dengan waktu yang terbatas, kita harus punya manajemen waktu yang baik,” tambahnya.
Abiyyu berharap, hasil TKA dapat mendukung rencananya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Ia berencana memanfaatkan hasil tersebut sebagai bahan pendukung untuk memvalidasi nilai rapor apabila memenuhi kriteria mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya