Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Survei Arawicaksa: Abdul Mu’ti dan Amran Sulaiman Jadi Menteri Terbaik
Selasa, 13 Oktober 2026 14:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menempati posisi teratas dalam penilaian publik terhadap kinerja menteri Kabinet Merah Putih.
Temuan survei Arawicaksa Institute menunjukkan Abdul Mu’ti memperoleh skor 8,1 dari skala 0–10, disusul Amran dengan skor 8,0, menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Peneliti senior Arawicaksa Institute, Rudi Hartono mengatakan, sejumlah menteri dinilai menonjol berkat gebrakan dan terobosan yang turut menjaga citra pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Publik menyoroti kinerja sejumlah menteri dengan gebrakan dan terobosan yang membantu terjaganya citra pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Rudi dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (13/10).
Dalam dua tahun pemerintahan Prabowo, stabilitas politik relatif terjaga dengan dukungan koalisi partai yang besar.
Pemerintah juga beberapa kali melakukan perombakan kabinet dengan mengganti sejumlah menteri dan pejabat strategis.
Baca juga : Survei Arawicaksa: Swasembada Pangan Unggul, Publik Apresiasi Program Prabowo
Menurut Rudi, fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan diterjemahkan melalui program revitalisasi sekolah yang dijalankan secara masif.
Sepanjang 2025, sebanyak 16.617 sekolah menjadi sasaran program revitalisasi, mencakup perbaikan gedung dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat.
Pada 2026, sasaran program diperluas menjadi 71.744 sekolah, termasuk sekolah yang terdampak bencana serta sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Abdul Mu’ti juga mendorong peningkatan kemampuan dasar siswa. Data yang disampaikan Arawicaksa mencatat skor literasi sains yang mengacu pada standar Programme for International Student Assessment (PISA) sebesar 389 pada 2022 dan 389 pada periode pembanding yang disebutkan dalam rilis. Sementara itu, skor literasi membaca naik dari 359 menjadi 365.
“Hanya saja tantangan masih membayangi pada skor matematika, yang melemah dari 366 menjadi 364, menunjukkan masih beratnya persoalan pendidikan di Indonesia,” ujar Rudi.
Sementara itu, Amran Sulaiman dinilai berhasil mendorong peningkatan produksi beras dan pencapaian swasembada beras.
Baca juga : Harga Ayam & Telur Naik, Mentan Tunjuk Hidung Mafia
Amran sebelumnya juga beberapa kali dipercaya menangani sektor pertanian sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Produksi beras pada 2025 tercatat mencapai 34,69 juta ton, naik 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Produksi pada 2026 diperkirakan meningkat tipis menjadi 34,77 juta ton, dengan surplus beras mencapai 3,56 juta ton.
Penyerapan beras oleh Perum Bulog disebut mencapai 3 juta hingga 4 juta ton per tahun. Adapun harga pembelian gabah di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram.
“Di sisi lain, keberhasilan swasembada pangan dibayang-bayangi musim kemarau panjang dan ancaman El Nino, hingga serangkaian bencana alam maupun kebakaran hutan dan lahan,” kata Rudi.
Menteri Lain yang Masuk 10 Besar
Selain Abdul Mu’ti dan Amran, sejumlah menteri dan pejabat yang masuk dalam daftar 10 besar dengan penilaian terbaik adalah Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan skor 7,8; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (7,5); Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (7,4); serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (7,1).
Baca juga : Idrus Marham Pertanyakan Objektivitas Survei CELIOS soal Bahlil
Rudi menilai, Prasetyo Hadi tampil baik dalam mengomunikasikan sikap dan kebijakan pemerintah, termasuk ketika menegur menteri yang dinilai kontroversial di mata publik.
Peran komunikasi publik yang lebih aktif juga ditunjukkan Teddy Indra Wijaya dalam menjelaskan berbagai sorotan terhadap pemerintah, terutama ketika menteri terkait memilih bersikap lebih berhati-hati.
Tiga nama lain yang melengkapi daftar 10 besar adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dengan skor 6,8; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (6,7); Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir (6,5); serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (6,4).
Survei Arawicaksa Institute dilakukan pada 3–8 Oktober 2026 terhadap 1.200 responden yang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.
Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka dengan responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error ±2,89 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya