Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk dan 2 Program
Sabtu, 31 Oktober 2026 20:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Upaya memperkuat literasi, meningkatkan kualitas bahan bacaan, dan memperluas penggunaan bahasa Indonesia terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dalam Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2026, Kemendikdasmen meluncurkan 16 produk kebahasaan dan kesastraan serta dua program Wiyata Kinarya.
Peluncuran yang digelar melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) tersebut berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas, meningkatkan budaya literasi, mendorong kompetensi dan kesadaran berbahasa Indonesia, serta memperkuat budaya kerja.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, peringatan Bulan Bahasa dan Sastra menjadi momentum untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan.
Penggunaan bahasa Indonesia tersebut, menurutnya, perlu terus didorong, mulai dari komunikasi sehari-hari, ekspresi seni, hingga penulisan karya ilmiah.
“Melalui peringatan dan puncak Bulan Bahasa ini, kami berusaha untuk makin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang semakin bangga menggunakan bahasa Indonesia baik dalam komunikasi sehari-hari, ekspresi seni, penulisan karya ilmiah, dan berbagai hal yang positif lainnya,” ujar Abdul Mu’ti.
Baca juga : TKA SMA/SMK 2026 Gelombang Pertama Tuntas, Diikuti 1,6 Juta Murid
Upaya menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia diwujudkan melalui berbagai inovasi kebahasaan dan kesastraan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Produk yang diluncurkan Badan Bahasa antara lain buku Profil Pemenang Apresiasi Giat UKBI Tahun 2025, Antologi Terjemahan Cerita Anak karya pemenang sayembara, Kamus Sinonim-Antonim untuk Pelajar, Kamus Kata Asing Populer untuk Pelajar, terjemahan karya sastra, serta terjemahan dokumen strategis lembaga multilateral.
Selain itu, diluncurkan 30 bahan bacaan bermuatan peningkatan literasi dan numerasi untuk anak PAUD dan SD melalui komik, 25 komik alih wahana karya sastra, 50 bahan bacaan literasi bermutu jenjang C dan D, serta 80 buku terjemahan cerita anak berbahasa asing untuk tujuan diplomasi.
Badan Bahasa juga menghadirkan 130 buku terjemahan cerita anak berbahasa Indonesia dan 300 bahan bacaan bermutu untuk murid berkebutuhan khusus.
Produk lainnya meliputi Buku Peta Jalan Penginternasionalan Bahasa Indonesia (PJBI), Buku Indeks Penginternasionalan Bahasa Indonesia (IPBI), Rekomendasi Kongres Bahasa Daerah, serta Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Indeks Pembangunan Kebahasaan.
Sementara itu, dua program Wiyata Kinarya yang diperkenalkan mencakup UKBI Adaptif dan Ramah Santun.
Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, mengatakan peluncuran berbagai produk tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas sekaligus meningkatkan kompetensi dan kesadaran berbahasa Indonesia.
Baca juga : Guru Bisa Jadi Pengawas Sekolah, Simak Syarat dan Jadwal Uji Kompetensi 2026
“Peluncuran produk tersebut diharapkan dapat menjadi komitmen kita semuanya untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas serta meningkatkan kompetensi dan kesadaran berbahasa Indonesia dalam wujud pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya.
Hafidz juga mengajak seluruh pihak menggaungkan semangat Trigatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.
Menurutnya, pengembangan bahasa dan sastra membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, media massa, organisasi profesi, hingga masyarakat.
Selain peluncuran produk, Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2026 juga menjadi ajang pemberian penghargaan bagi para pelaku dan pemangku kepentingan di bidang kebahasaan dan kesastraan.
Penghargaan yang diberikan meliputi Penghargaan Sastra Kemendikdasmen, Penghargaan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik di Media Massa Daring, Penghargaan bagi Kementerian Pengguna Bahasa Indonesia Terbaik dalam Surat Dinas, Penghargaan bagi Unit Utama Pengguna Bahasa Terbaik dalam Naskah Dinas, Penghargaan Mitra Strategis Pelestarian Bahasa Daerah, serta Penghargaan Adibahasa.
Lima penerima Penghargaan Sastra Kemendikdasmen Tahun 2026 berasal dari berbagai kategori.
Untuk kategori novel diberikan kepada Nukila Amal, kategori kumpulan puisi kepada Heru Joni Putra, kategori kumpulan cerpen kepada Raudal Tanjung Banua, kategori naskah drama kepada Iswadi Pratama, serta kategori kumpulan esai sastra atau kritik sastra kepada Sutejo.
Baca juga : Wamen Fajar: Anak Berkebutuhan Khusus Punya Masa Depan yang Sama
Sementara itu, Penghargaan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik di Media Massa Daring diberikan kepada Seputarpapua.com, Tempo.co, dan Tribunnews.com.
Penghargaan Adibahasa diberikan kepada Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas pembangunan kebahasaan.
Adapun Penghargaan Mitra Strategis Pelestarian Bahasa Daerah diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Untuk kategori Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik dalam Surat Dinas, penghargaan diberikan kepada Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Di lingkungan Kemendikdasmen, penghargaan tersebut diberikan kepada Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Sekretariat Jenderal, serta Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal.
Mengusung tema “Bahasa Indonesia Bermartabat; Indonesia Berdaulat”, Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kebanggaan terhadap bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta mendorong penguasaan bahasa asing.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya