Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Industri batik nasional menghadapi berbagai macam tantangan. Salah satunya sumber daya manusia (SDM).
Begitu kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Puncak Peringatan Hari Batik 2021 secara virtual, Rabu (6/10).
Baca juga : Tekan Impor, Kemenperin Genjot Produksi Industri Gula
Dalam industri batik, jumlah tenaga kerja dengan kualitas dan keterampilan yang tinggi sangat diperlukan. “Kebutuhan SDM yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan inovasi desain sangat penting,” ujarnya.
Sementara jumlah SDM yang memiliki keterampilan dan kemampuan desain sangat sedikit. Pembatik batik tulis jumlahnya semakin terbatas dan banyak yang telah berusia lanjut.
Baca juga : Menkeu: Fungsi NIK Jadi NPWP Bagian Reformasi Perpajakan
Karena itu, perlu ada upaya-upaya serius untuk mempercepat proses regenerasi seni batik tulis. Ini tentunya harus digalakkan di kalangan generasi muda dengan menumbuhkan minat dan keterampilan di kalangan mereka untuk terjun ke industri batik.
Menurut dia, Kemenperin sendiri melalui Balai Besar Kerajinan dan Batik terus menerus melakukan berbagai kegiatan pendidikan, pengembangan desain, dan promosi agar perkembangan batik Indonesia tetap memiliki proses regenerasi yang baik dan memiliki daya saing global serta diminati oleh pasar. [DIT]
Baca juga : Merger Pelindo, ALFI Ngarep Rantai Pasok Makin Kuat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya