Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mensos Salurkan Bantuan Rp 3,7 Miliar Untuk Rakyat Papua

Kamis, 11 Nopember 2021 20:28 WIB
Mensos, Tri Rismaharini tiba Di Papua.
Mensos, Tri Rismaharini tiba Di Papua.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke Papua dalam rangka prosesi peringatan Hari Pahlawan pada Rabu (10/11).

Mensos dan rombongan mendarat di Bandara Mozes Kilangin, Timika pukul 06.00 WIT. Dari Bandara Mozes Kilangin, Mensos terbang menuju Bandar Udara Komur, Agats, Kabupaten Asmat

Tiba Asmat, Mensos disambut Bupati Asmat Elisa Kambu, para tokoh adat, tokoh masyarakat, Uskup Agats Mgr. Aloysius Murwito, dan masyarakat setempat.

Dari Pelabuhan Kasuari, Mensos  bergerak menumpang speedboat yang memakan waktu selama 30 menit menuju Kampung Erosaman, Distrik Der Komour, Kabupaten Asmat.  

Berita Terkait : Belanja Pemkot Bandung Tak Memihak Rakyat, DPRD Minta APBD Dipangkas

Di sana, Mensos menggelar pertemuan terbatas, dengan topik secara umum tentang berbagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya Kabupaten Asmat.

Kepada Mensos, Uskup Agats Mgr Aloysius Murwito menjelaskan kondisi daratan Kabupaten Asmat yang cukup rendah, yakni sekitar 2-3 meter di atas permukaan air laut. Sehingga bila air laut naik di atas itu, kawasan ini rawan tergenang air.

Menanggapi itu, Mensos yakin, kendala ini bisa diatasi dengan berbagai cara. "Saya yakin bisa diatasi. Tapi memang membutuhkan kerja keras,” kata Mensos. 

Kehadiran Mensos di Bumi Cenderawasih untuk memperkuat dan mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar, layanan sosial dasar dan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat. 

Berita Terkait : J99 Foundation Bagikan Ribuan Ayam Untuk Korban Banjir Bandang

Didampingi Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, Mensos meninjau pembangunan community center yang akan menjadi pusat aktivitas sosial ekonomi masyarakat setempat. 

Dalam kesempatan ini, Kemensos secara total menyalurkan bantuan senilai Rp 3,7 miliar untuk masyarakat rentan dan warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Asmat. 

Bantuan meliputi bansos Pemberdayaan KAT tahun ke II berupa jaminan hidup bagi 45 KK selama 6 bulan, balai community center berikut perlengkapan, sarana air bersih, stimulan usaha ayam petelur, baju layak pakai untuk 100 KK dan makanan tambahan bagi 100 anak.

Kemensos juga menyalurkan bantuan bagi Keuskupan Agats yaitu 5 unit kios dan isinya berupa sembako berikut dengan distribusi barang, genset magnetik dan komputer bagi masing-masing kios di 5 lokasi. Batuan juga dalam bentuk 10 unit peternakan ayam petelur, 3 unit perahu longboat dan honorarium bagi 6 orang pendamping lokal selama 3 tahun. 

Berita Terkait : Menpora Sumringah Banyak Pecah Rekor Di Peparnas Papua

Kemudian digulirkan bantuan penanganan kemiskinan ekstrem bagi 23 kelompok KAT berupa pertanian sayur dan tanaman hidroponik. 

Program pemberdayaan sosial dilakukan dengan melibatkan partisipasi lintas sektor, juga diserahkan bantuan berupa buku-buku, krayon dan globe bekerjasama dengan pihak PT Gramedia Asri Media untuk melengkapi perpustakaan di  community center. 

Melalui program penguatan sosial ekonomi dan pemberdayaan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Asmat serta mendorong pemulihan kondisi akibat pandemi Covid-19. [DIR]