Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pimpin Aksi MA Peduli
Prof Yulius Beri Bantuan Popok hingga Makanan Bayi ke Panti Asuhan Bayi Sehat
Minggu, 25 Agustus 2024 19:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Hakim Agung Yulius, kembali memimpin aksi Mahkamah Agung Peduli, dengan memberi bantuan untuk Panti Asuhan Bayi Sehat (PABS) di Jalan Purnawarman No.25, Tamansari, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/8/2024).
PABS adalah panti asuhan yang kini tengah merawat Fawwaz Ubaida, bayi malang yang dibuang orang tuanya di pinggir jalan, saat baru lahir.
Kedatangan para hakim dan aparatur pengadilan di Mahkamah Agung RI ini, untuk melihat kondisi Fawwaz Ubaida yang dirawat di PABS.
Pada kesempatan itu, Yulius bersama rombongan memberikan bantuan berbagai kebutuhan sehari-hari seperti beras, popok bayi, dan makanan-makanan bayi.
Tak hanya itu, bantuan lainnya berupa mainan anak seperti boneka, sabun cuci, serta tiga unit air conditioner (AC) untuk dipakai di beberapa ruang perawatan bayi di PABS.
Baca juga : PNM Peduli Berbagi Kasih Bersama Anak Panti Asuhan
Untuk diketahui, Fawwas Ubaida ditemukan di sebuah kios pinggir jalan yang tengah tutup pada dini hari di bulan Ramadan. Letak kiosnya hanya beberapa meter dari PABS.
Saat ditemukan, bayi Fawwaz ditempatkan di sebuah kotak kardus dengan kain-kain penghangat tubuh.
Petugas yang membawanya ke PABS menemukan sebuah surat dari orangtuanya.
Surat itu berisikan informasi nama bayi itu dan tanggal lahirnya, yakni 21 Februari 2024 pada pukul 06.24.
Selain bayi Fawwaz, PABS juga merawat puluhan bayi lainnya. Terdapat 60 anak yang kini dirawat panti asuhan tersebut.
Baca juga : Didampingi Iriana, Jokowi Cek Bantuan Pompa Air & Pelayanan BPJS Di Sulsel
Sebanyak 18 di antaranya berusia bayi. Sementara 14 lainnya berusia balita. Sisanya, berusia empat tahun sampai dengan sepuluh tahun.
Yulius memastikan, gerakan Mahkamah Agung Peduli harus terus berjalan.
Para hakim, kata dia, harus mau menyisihkan pendapatannya untuk membantu sesama, terutama para anak yatim piatu dan para orang lanjut usia.
“Pendapatan para hakim sudah cukup baik. Tak ada salahnya menyisihkannya untuk membantu sesama. Itu juga perintah agama,” imbau Yulius, Minggu (25/8/2024).
Yulius juga berharap, gerakan Mahkamah Agung Peduli jangan sampai berhenti.
Baca juga : Thomas Djiwandono: Program Bantuan Makanan Bergizi Dijalankan Bertahap
“Perjalanan ini jangan sampai putus. Ini adalah bentuk menjaga hati melembutkan nurani, serta usaha untuk melebur dan merasakan denyut nadi bahagia maupun nestapa masyarakat,” tutup Yulius.
Mahkamah Agung Peduli adalah gerakan sosial yang bergerak di seluruh Indonesia.
Penggeraknya adalah para hakim, aparatur pengadilan di Mahkamah Agung RI dan seluruh pengadilan di bawahnya.
Gerakan ini aktif memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari untuk panti asuhan dan panti jompo di wilayah kerjanya masing-masing.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya