Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Yayasan Jakarta With Love Santuni 600 Anak Yatim, Bamsoet Beri Apresiasi
Kamis, 13 Maret 2025 22:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Yayasan Jakarta Berbagi Kasih 'Jakarta With Love' menyelenggarakan buka puasa bersama sekaligus menyantuni 600 anak yatim. Kegiatan ini konsisten dilaksanakan Yayasan Jakarta Berbagi Kasih setiap Ramadan. Hal ini diapresiasi Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Dewan Pembina Jakarta With Love (JWL) Bambang Soesatyo (Bamsoet)
Dia menyatakan, berbagi dengan sesama bukan sekadar tindakan sosial, tetapi juga merupakan fondasi penting dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa. "Melalui berbagi, masyarakat dapat membangun rasa saling percaya, mengurangi kesenjangan sosial, dan menghadapi krisis dengan lebih baik," ujar Bamsoet, saat menghadiri Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim bersama Yayasan Jakarta Berbagi Kasih tahun ke-15, di Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Baca juga : DPP Bapera Akan Santuni 20 Ribu Yatim Di Jakarta
Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, berbagi dengan sesama merupakan tindakan yang mencerminkan empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dalam masyarakat yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, tindakan berbagi dapat menjadi jembatan yang menghubungkan perbedaan.
Menurut survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023, sekitar 65 persen masyarakat Indonesia merasa bahwa kegiatan gotong royong dan berbagi telah membantu mengurangi ketegangan sosial di daerah mereka. Survei ini menunjukkan bahwa praktik berbagi memiliki dampak positif dalam memperkuat hubungan sosial.
Baca juga : Elnusa dan PHI Gelar Santunan Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
"Ketika seseorang berbagi, dia tidak hanya memberikan materi, tetapi juga menunjukkan bahwa dia peduli terhadap kesejahteraan orang lain. Hal ini menciptakan rasa saling percaya dan solidaritas yang kuat di antara masyarakat," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini memaparkan, berbagi dengan sesama juga merupakan upaya mengurangi kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial dan ekonomi dapat menjadi ancaman serius bagi persatuan bangsa. Berbagi, baik dalam bentuk materi maupun non-materi, dapat membantu mengurangi kesenjangan ini.
Baca juga : Sambut Ramadan, Askrindo Gelar Santunan Untuk Anak Yatim Dan Dhuafa
Program Pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), adalah contoh bagaimana berbagi dapat dilakukan dalam skala nasional untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.
Berdasarkan laporan Bank Dunia tahun 2024, program bantuan sosial di Indonesia telah berhasil mengurangi tingkat kemiskinan sebesar 2 persen dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. "Ini menunjukkan bahwa upaya berbagi melalui program pemerintah memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya