Dark/Light Mode

Kabar dari Tanah Suci

Jemaah Haji Indonesia Akan Diberangkatkan Secara Bertahap dari Madinah ke Makkah

Kamis, 8 Mei 2025 15:06 WIB
Jemaah haji Indonesia (Foto: MCH 2025)
Jemaah haji Indonesia (Foto: MCH 2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan secara bertahap dari Madinah ke Makkah, 10 Mei 2025. Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia telah mempersiapkan seluruh layanan untuk menyambut kedatangan jemaah.

"Semuanya telah dipersiapkan. Saya sudah mengkoordinasikan seluruh layanan baik dari Madinah dan Makkah," ujar Staf KUH Indonesia Nasrullah Jasam, di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Rabu (7/5/2025).

Baca juga : 4 Hukuman Haji Ilegal, Paling Ringan ‘Dibuang’ di KM14 Hingga Denda Rp 448 Juta

Saat tiba di Makkah, jemaah haji Indonesia akan langsung melaksanakan umrah wajib. Mereka akan mengambil miqat di Dzulhulaifah atau Bir Ali, yang berlokasi sekitar 9 km dari Madinah.

Karena itu, khusus jemaah haji pria, diimbau mempersiapkan kain ihram. Perlengkapan lain yang wajib ialah paspor, visa haji, dan kartu Nusuk yang harus melekat. Pasalnya, jamaah haji akan menghadapi keamanan berlapis sebelum masuk ke Makkah.

Baca juga : Kemenag Ingatkan Jemaah Haji, Jangan Bawa Barang Terlarang dalam Penerbangan

Setidaknya dua pos pemeriksaan polisi sebelum menuju ke Makkah. Kepolisian Saudi melakukan pemeriksaan terhadap bus atau kendaraan yang hendak masuk ke Makkah. Polisi akan memastikan tidak ada jamaah non-visa haji yang masuk ke Masjidil Haram. Makkah pun telah disterilkan bagi masyarakat yang tidak memiliki visa haji.

Panas Ekstrem

Cuaca panas di Arab Saudi menjadi tantangan yang dihadapi jamaah haji. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi jemaah agar terhindar dari dehidrasi mengingat haji merupakan ibadah yang menguras kondisi fisik. Termasuk ketika jemaah menjalankan umrah wajib apalagi ibadah tersebut dilaksanakan pada siang hari.

Baca juga : Badan Bungkuk Tak Jadi Kendala bagi Nenek Pungut dalam Berhaji

Jemaah haji perlu mempersiapkan kebutuhan air minum, termasuk botol penyemprot berisi air, yang dapat digunakan setiap saat di muka dan leher guna menurunkan suhu tubuh.

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi menekankan agar jamaah rutin mengonsumsi air putih seteguk dalam waktu 10-15 menit sekali. Dalam hal ini, cairan di dalam dan di luar tubuh harus seimbang untuk mencegah dehidrasi bagi jamaah yang akan lebih banyak beraktivitas di bawah terik matahari ketika melaksanakan rangkaian ibadah haji.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.