Dark/Light Mode

Kabar dari Tanah Suci

PPIH Safariwukufkan 477 Jemaah Haji Lansia, Risti, dan Disabilitas

Sabtu, 7 Juni 2025 16:31 WIB
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i saat berbincang dengan peserta safari wukuf. (Foto: MCH 2025)
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i saat berbincang dengan peserta safari wukuf. (Foto: MCH 2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali menggelar Safari Wukuf Khusus Lansia pada operasional haji 1446 H/2025 M. Program ini diikuti 477 jemaah lanjut usia (lansia), risiko tinggi (risti), dan disabilitas.

Program safari wukuf khusus digelar PPIH Arab Saudi untuk memfasilitasi jemaah dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk mengikuti wukuf secara reguler bersama jemaah haji lainnya. 

"Program safari wukuf khusus lansia diikuti 477 jemaah. Mereka diberangkatkan ke Arafah dengan menggunakan 15 bus," terang Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, di Makkah, Sabtu (7/6/2025).

"Mereka didampingi 118 Satgas Safari Wukuf Khusus Lansia," sambungnya.

Baca juga : Muzdalifah Clear, Pukul 9.40 Seluruh Jemaah Indonesia Sudah ke Mina

Berdasarkan Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 137 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Layanan Khusus Jemaah Haji Lansia, kriteria peserta program Safari Wukuf Khusus Lansia sebagai berikut:

  1. Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas yang tidak mandiri (tirah baring) dalam melakukan aktivitas sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan dasar (makan, minum, BAK, BAB, mandi, mobilisasi)
  2. Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas yang tidak bisa berjalan/pengguna kursi roda 
  3. Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas yang memiliki komorbid penyakit kronis seperti jantung, gipertensi, stroke (sedang maupun berat)
  4. Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas yang pulang perawatan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI)/RS Arab Saudi dengan kondisi masih lemah/belum pulih
  5. Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas sesuai dengan kriteria risiko tinggi yang ditentukan oleh petugas Kesehatan Kloter/Sektor.

Muchlis melanjutkan, target awal safari wukuf khusus lansia adalah 500 jemaah. Namun, dalam perkembangannya, ada satu jemaah yang meninggal di hotel transit saat menunggu hari wukuf di Arafah. Selain itu, ada 21 jemaah yang batal ikut safari wukuf khusus lansia karena beberapa sebab, antara lain: dirujuk ke RS Arab Saudi atau dikembalikan ke kloter karena ada pendamping.

Kepala Bidang Layanan Jemaah Lansia Suviyanto menambahkan, jemaah haji peseta Safari Wukuf Khusus Lansia dipersiapkan Satgas Safari Wukuf Khusus Lansia sejak jam 05.00 sampai 09.00 waktu Saudi pada 9 Zulhijjah 1446 H. Selesai mandi, mereka dipakaikan kain ihram bagi laki-laki dan mukena bagi perempuan. Selain itu, mereka juga diberi pendampingan oleh Pembimbing Ibadah. 

“Selesai persiapan, Jemaah Haji Safari Wukuf Khusus Lansia diturunkan dari kamar hotel transit menuju bus. Keberangkatan mereka pada 9 Zulhijjah 1446 H/2025 M dari hotel transit pada pukul 13.20 dan tiba di Arafah jam 14.40

Baca juga : 1.392 Jemaah Haji Indonesia Wukuf di Tenda Khusus Kerajaan Saudi

“Mengingat kondisi jemaah haji peserta Program Safari Wukuf Khusus rata-rata adalah lansia, pelaksanaan ibadah selama di Arafah kurang lebih 60 menit, yaitu untuk ibadah Salat Zuhur dan Asar, mendengarkan khutbah dari pembimbing ibadah serta berdoa,” sambungnya.

Pada pukul 14.30, setelah semua proses ibadah jemaah safari wukuf khusus lansia selesai, bus bergerak kembali ke hotel transit. Bus rombongan jemaah safari wukuh khusus lansia sampai di hotel transit pukul 16.07.

Setelah tiba di hotel transit, jemaah safari wukuf khusus lansia dikembalikan ke kamar masing-masing oleh Satgas Safari Wukuf Khusus Lansia. Proses penempatan jemaah tersebut ke kamar di Hotel Transit selesai pada pukul 21.45.

“Alhamdulillah jemaah haji program Safari Wukuf Khusus Lansia pada umumnya saat ini dalam kondisi baik dan sehat. Ada beberapa jemaah haji lansia yang kondisi kesehatannya perlu mendapat perhatian dan penanganan lebih intensif dari tim Satgas Safari wukuf khusus lansia,” tandasnya.

Baca juga : Menag Minta Jemaah Haji Doakan Kebaikan Bangsa Saat Wukuf di Arafah

Ibadah lontar jumrah dan tawaf ifadlah jemaah Safari Wukuf Lansia dibadalkan. "Alhamdulillah pelaksanaan Program Safari Wukuf Khusus Lansia dapat berjalan dengan baik dan lancar. Jemaah rencananya akan dikembalikan ke hotelnya masing-masing pada 10 Zulhijjah 1446 H,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.