Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wagub Aryoko Resmikan Bahtera Kristoforus Sebagai Pusat Spiritual Modern
Kamis, 5 Februari 2026 15:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Aryoko Rumaropen meresmikan Bahtera Kristoforus yang terletak di Kampung Dosay Distrik Sentani Barat. Kehadiran pusat spiritual ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan mental serta karakter bagi generasi muda di tanah Papua.
"Kami memberikan apresiasi kepada Pastor John Bunay yang sudah membangun Bahtera Kristoforus dan Pusat Spritual ini," kata Aryoko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/2/2026).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua merasa bangga atas inisiatif pembangunan Pusat Spritual Santo Yohanes Paulus 2 (II) tersebut. Aryoko menilai tempat ini akan menjadi sarana penting bagi pertumbuhan iman masyarakat ke depannya.
Peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Yayasan Santo Yohanes Paulus 2 (II) di lokasi yang sama. Wagub Papua turut melakukan penanaman pohon sebagai simbol pertumbuhan dan harapan bagi lingkungan di area tersebut.
Baca juga : Wagub Papua Resmikan Bahtera Kristoforus dan Tanam Pohon
"Kehadiran Pusat Spritual ini akan menjadi tempat pembinaan mental dan spritual bagi anak-anak Papua kedepannya," ucap Aryoko.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Papua juga memberikan ucapan profisiat atas 25 tahun Tabhisan Imamat Pastor John Bunay. Beliau berharap agar dedikasi dalam melayani umat di Papua terus terjaga dan semakin kuat di masa depan. Pemerintah terus mendukung gerakan keagamaan yang membawa dampak positif bagi kerukunan serta kedamaian di tengah masyarakat.
"Pemerintah mengucapkan selamat atas Tabhisan Imamat Pastor John ke 25 tahun semoga tetap setia melayani umat," tuturnya.
Sementara itu Pastor John Bunay, Pr (Pr) menjelaskan, pembangunan ini merupakan hasil inspirasi setelah perjalanan spiritualnya. Bahkan diketahui telah menjalani panggilan sebagai guru dan gembala selama 25 tahun di Tanah Papua dengan penuh rasa syukur.
Baca juga : Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, RI Siap Mandiri Energi
Pelayanan suara kenabian terus dilakukan terutama bagi umat yang membutuhkan perlindungan dan penguatan iman di lapangan.
"Saya bersyukur Tuhan menyertai dalam tugas khusus sehingga tidak pikir istri anak tetapi melayani manusia," jelas Pastor John.
Bangunan Bahtera Kristoforus memiliki arsitektur unik yang menggabungkan simbol wilayah pesisir dengan rumah adat wilayah pegunungan. Bagian luar berbentuk perahu melambangkan masyarakat pantai sedangkan bagian dalam terdapat Honai (Honai) yang mewakili masyarakat pegunungan.
Keunikan ini melambangkan persatuan umat di Papua tanpa memandang perbedaan suku maupun latar belakang asal usul mereka.
Baca juga : ELSHAM Papua Ajak Rayakan Hari HAM Dengan Semangat Persatuan
"Bahtera ini dibangun berbentuk perahu di bagian luarnya sebagai simbol wilayah pesisir sedangkan dalamnya Honai," urai Pastor John.
Mantan Rektor Seminar Tinggi Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Fajar Timur ini memiliki komitmen tinggi untuk masa depan. Setelah 25 tahun membina calon imam kini beliau fokus menyiapkan kaum awam Katolik di Tanah Papua.
Pembinaan akan dilakukan secara intensif melalui Asrama Mahasiswa Katolik Tauboria serta pusat spiritual yang baru saja diresmikan.
"Menuju 25 tahun kedepan saya akan siapkan para awam Katolik melalui asrama dan pusat spritual," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya