Dark/Light Mode

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya BRICS Sebagai Pilar Stabilitas Dunia

Selasa, 9 September 2025 08:16 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti BRICS Leaders Virtual Meeting yang berlangsung pada Senin (8/9/2025) malam. Foto: Ist
Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti BRICS Leaders Virtual Meeting yang berlangsung pada Senin (8/9/2025) malam. Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan kelompok BRICS dalam menghadapi dinamika global. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting yang berlangsung pada Senin (8/9/2025) malam.

Dalam forum yang mempertemukan para kepala negara dan pemerintahan dari anggota BRICS, Prabowo menekankan peran penting aliansi ini sebagai pilar stabilitas dunia. Ia menilai bahwa multilateralisme kini tengah menghadapi tantangan dan standar ganda hukum internasional semakin terasa.

“Indonesia menganggap BRICS sebagai pilar stabilitas dan harapan yang sangat kuat dalam situasi geopolitik internasional saat ini. Sekarang kita mengalami dunia yang penuh dengan instabilitas dan juga dunia di mana konsep multilateralisme sedang menghadapi tantangan,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Baca juga : Kadin Harap Menkeu Purbaya Jaga Stabilitas Fiskal

BRICS yang merupakan akronim dari Brazil, Russia, India, China, dan South Africa, kini diperluas ke sejumlah anggota baru, termasuk Uni Emirat Arab, Iran, Mesir, dan Ethiopia. Kelompok ini kini merepresentasikan lebih dari 55 persen populasi dunia dengan kontribusi lebih dari 40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) global.

“BRICS memiliki negara dengan ekonomi terbesar, negara terbesar secara populasi, pasar terbesar, negara dengan sumber daya alam terbesar, sumber daya kritis,” jelas Prabowo.

“Kita harus menjaga keterbukaan, kita harus teruskan koordinasi dan kerja sama ini,” sambungnya.

Baca juga : Mantan Staf Khusus Presiden Jokowi Arif Budimanta Meninggal Dunia

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva, yang pada 2025 menjabat sebagai Ketua BRICS. Menurut Prabowo, kepemimpinan Brazil menjadi salah satu motor penggerak solidaritas negara-negara Selatan Global.

“Kami mendukung inisiatif-inisiatif yang diambil, kami menghormati kepemimpinan Presiden Lula, dan Indonesia berkomitmen untuk bekerja lebih dekat dengan semua negara BRICS. Terima kasih,” tuturnya.

Pertemuan virtual itu dihadiri sejumlah pemimpin dunia. Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar yang mewakili Perdana Menteri Narendra Modi, Presiden Mesir Abdel Fattah Elsisi, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, serta Presiden Brazil Lula da Silva hadir dalam forum tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.