Dark/Light Mode

Amartha Empower Perluas Peran Donasi Digital Dukung Pemberdayaan Ekonomi Desa

Jumat, 27 Maret 2026 08:07 WIB
Amartha Financial (Amartha) meluncurkan Amartha Empowernuntuk mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa. (Foto: Dok. Amartha)
Amartha Financial (Amartha) meluncurkan Amartha Empowernuntuk mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa. (Foto: Dok. Amartha)

RM.id  Rakyat Merdeka - Amartha Financial (Amartha) meluncurkan Amartha Empower, portal penggalangan donasi dan zakat untuk mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa.

Amartha Empower telah mengantongi izin Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Baznas sejak 2025 untuk memperkuat pengelolaan dan penyaluran zakat, donasi, dan sedekah melalui ekosistem digital.

"Sejak berdiri pada 2010, Amartha mengembangkan model gotong royong dengan menghubungkan investor dan jutaan UMKM perempuan di perdesaan melalui akses permodalan. Kami percaya bahwa kemajuan sejati lahir ketika masyarakat desa memiliki akses terhadap modal dan dukungan komunitas yang lebih kuat," ujar Chairman amartha.org, Aria Widyanto dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).

Aria menambahkan, melalui Amartha Empower, pihaknya ingin membawa semangat yang sama ke ranah donasi publik.

Baca juga : Setwapres Dorong Kolaborasi Penguatan UMKM Dan Ekonomi Perempuan

Dengan dukungan jaringan Amartha yang telah menjangkau lebih dari 50.000 desa, kontribusi publik akan dihubungkan dengan berbagai program pemberdayaan yang membantu masyarakat desa memperkuat usaha, memulihkan penghidupan, dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.

"Salah satu inisiatif awal, yaitu pemulihan ekonomi pascabanjir di Aceh dan Sumatra dengan melakukan perbaikan irigasi yang mengaliri 53 hektare sawah dan 30 ladang milik 735 warga di Kabupaten Agam, Sumatra Barat," ujar Aria.

Ia menambahkan, saat ini Amartha Empower tengah menjalankan program pemulihan saluran irigasi bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam Sumatera Barat, untuk mendukung pemulihan ekonomi komunitas lokal.

"Bagi Amartha, Amartha Empower bukan sekadar platform donasi, melainkan kelanjutan dari misi inti kami: memberdayakan masyarakat desa dan pelaku usaha mikro tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan maju bersama," ujar Aria.

Baca juga : Pramono: Jakarta Belum Perlu Hujan Buatan Meski Dilanda Panas Ekstrem

Lebih lanjut Aria mengatakan, di Amartha Empower menyediakan ruang kolaborasi bagi pihak yang ingin memastikan setiap kontribusi dapat membangun dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di desa.

Peluncuran Amartha Empower menjadi langkah terbaru Amartha dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat perdesaan.

Inisiatif ini dibangun di atas 16 tahun pengalaman Amartha dalam melayani lebih dari 3,7 juta pelaku usaha mikro di lebih dari 50.000 desa, sekaligus memperluas dampak pemberdayaan melalui partisipasi publik dalam bentuk donasi, zakat, dan sedekah.

Menurutnya, penetapan Yayasan Amartha sebagai UPZ oleh BAZNAS menjadi langkah untuk memudahkan karyawan, mitra, dan seluruh ekosistem Amartha dalam menyalurkan zakat secara amanah dan profesional.

Baca juga : Kejagung Kembangkan Fakta Sidang Marcella Cs

"Melalui UPZ ini, kami berharap penghimpunan dana zakat, donasi, dan sedekah dapat semakin optimal, termasuk melalui kanal digital, sehingga penyalurannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Pimpinan BAZNAS Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan.

Salah satu wujud nyata kolaborasi dan pemberdayaan melalui Amartha Empower dapat dilihat pada program pemulihan pascabanjir di Aceh dan Sumatera.

Dari dana yang terhimpun sekitar Rp2,5 miliar, Amartha Empower menyalurkan bantuan logistik kepada lebih dari 32.000 mitra UMKM terdampak, renovasi sekolah, penyediaan air bersih, layanan dapur umum, perlengkapan tidur dan kebersihan, serta pendampingan psikososial bagi perempuan dan anak-anak.

"Dukungan ini sangat berarti bagi warga Jorong Toboh karena membantu kami bangkit setelah bencana. Selain membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga, perbaikan saluran irigasi juga memungkinkan sawah dan ladang kami kembali dialiri air sehingga para petani dapat kembali menanam dan memulihkan mata pencaharian," ujar penerima bantuan yang juga mitra Amartha di Jorong Toboh, Kabupaten Agam, Ira.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.