Dark/Light Mode

BAZNAS Salurkan Daging Kurban Untuk 6.700 Pengungsi Palestina Di Suriah

Senin, 22 Juni 2026 21:47 WIB
BAZNAS menyalurkan daging kurban kepada 6.700 pengungsi Palestina di kamp-kamp pengungsian Idlib, Suriah, pada Iduladha 1447 H. Foto: BAZNAS
BAZNAS menyalurkan daging kurban kepada 6.700 pengungsi Palestina di kamp-kamp pengungsian Idlib, Suriah, pada Iduladha 1447 H. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan daging kurban kepada sekitar 6.700 pengungsi Palestina yang tinggal di sejumlah kamp pengungsian di Provinsi Idlib, Suriah, melalui Program Kurban Berkah Palestina pada momentum Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Bantuan tersebut didistribusikan di sejumlah kamp pengungsian yang berada di wilayah Hazano dan Sarmada. Di Hazano, penyaluran dilakukan di Kamp Qusaniyah, Shariaa, dan Qadisiyah. Sementara di wilayah Sarmada, bantuan disalurkan kepada para pengungsi yang berada di Kamp Sarmada dan Kamp Al-Omareen.

Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid mengatakan, program tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan akibat konflik dan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

"Melalui Program Kurban dan Sedekah Palestina, kami ingin memastikan amanah masyarakat Indonesia dapat sampai kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kurban ini menjadi simbol kepedulian, persaudaraan, dan dukungan moral bagi para pengungsi yang hidup dalam keterbatasan," ujar Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Baca juga : Askrindo Syariah Dorong Penguatan Literasi Lewat Penjaminan Pembiayaan Syariah

Ia menjelaskan, distribusi daging kurban berasal dari 200 ekor domba yang disembelih dan disalurkan pada 27–29 Mei 2026. Bantuan tersebut menjangkau ribuan pengungsi Palestina yang bermukim di Suriah.

Menurut Sodik, penyaluran daging kurban diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi para pengungsi Palestina yang masih hidup dalam keterbatasan akibat konflik yang belum berakhir.

"Kami berharap penyaluran daging kurban ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita pengungsi Palestina yang hingga kini masih terdampak konflik kemanusiaan berkepanjangan, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Adha," katanya.

Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus yang telah mendukung dan mendampingi pelaksanaan distribusi bantuan kemanusiaan tersebut.

Baca juga : BSI Maslahat Salurkan Hewan Kurban di Kampung Muallaf Batu Sura, Sulsel

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada KBRI Damaskus yang telah mendampingi serta membantu kelancaran distribusi Program Kurban Berkah Palestina. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan baik kepada para penerima manfaat," ujarnya.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan BAZNAS akan terus memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan internasional melalui berbagai program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan kurban melalui BAZNAS sehingga bantuan kemanusiaan dapat menjangkau para pengungsi Palestina yang membutuhkan.

Sementara itu, Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Damaskus, Bayu Arif Ramadhan mengapresiasi BAZNAS dan masyarakat Indonesia atas dukungan kemanusiaan yang diberikan kepada para pengungsi Palestina melalui Program Kurban Berkah Palestina 2026.

Baca juga : Masjid Cut Meutia Serukan Dukungan Untuk Kemerdekaan Palestina

Menurut Bayu, meski baru pertama kali dilaksanakan di Suriah, program tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat maupun para pengungsi Palestina yang tinggal di kamp-kamp pengungsian.

Ia mengungkapkan, tim KBRI Damaskus harus menempuh perjalanan lebih dari delapan jam dari Damaskus menuju Idlib untuk mendampingi proses distribusi bantuan. Perjalanan tersebut melewati medan yang cukup berat, termasuk kawasan gurun pasir, demi memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat diterima langsung oleh para pengungsi.

"Selain itu, turut disampaikan agar kiranya Pemerintah dan masyarakat Indonesia dapat kembali memberikan berbagai bantuan kemanusiaan yang diperlukan di masa mendatang, mengingat situasi sulit yang dihadapi oleh para pengungsi Palestina di Kamp Sarmada maupun kamp pengungsian lainnya," pungkas Bayu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.