Dark/Light Mode

Muhammadiyah Telah Layani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

Jumat, 4 September 2026 21:11 WIB
Tim kesehatan Muhammadiyah melayani penyintas gempa NTT. (Foto: Dok. Muhammadiyah)
Tim kesehatan Muhammadiyah melayani penyintas gempa NTT. (Foto: Dok. Muhammadiyah)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pascagempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo melanda 7 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT), Muhammadiyah langsung bergerak melalui pilar kemanusiaan yang digawangi MDMC dan Lazismu. Tahap awal respons dilakukan dengan berkoordinasi pihak setempat dan mendirikan Pos Koordinasi Wilayah di Klinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. 

Pos Koordinasi Wilayah ini berperan penting dalam merencanakan dan mengevaluasi aksi layanan kemanusiaan. Sampai saat ini, Muhammadiyah telah mendirikan 7 Pos Koordinasi Daerah di 7 kabupaten dan 10 Pos Pelayanan di masing-masing kabupaten terdampak.

Baca juga : Lazismu Himpun Rp 6 M untuk Korban Gempa Bumi NTT, Sudah Tersalurkan Rp 3,4 M

Dalam penyaluran bantuan kemanusiaan program Indonesia Siaga, setidaknya melalui tiga klaster layanan prioritas relawan di lapangan, yaitu layanan kesehatan, layanan non kesehatan dan layanan logistik. Layanan Kesehatan melalui EMT Type-1 Fixed dan EMT Mobile telah menjangkau 2.215 perempuan dan 1.487 laki-laki penyintas gempa bumi. 

Sementara itu, untuk bantuan kemanusiaan klaster non-kesehatan, layanan dapur umum yang didirikan telah melayani sebanyak 1.750 jiwa, pendirian sanitasi dan air bersih di 2 titik, dan melaksanakan layanan psikososial kepada 1.773 jiwa. 

Baca juga : ASDP Kembali Bergerak Untuk Warga NTT, KMP Inerie II Siap Bawa Bantuan

Layanan kemanusiaan Muhammadiyah juga didukung dengan penyaluran logistik berupa mobil dapur umum, mobil taktis, 500 paket family kit, school kit 600 paket, 1.440 kaleng Rendangmu dan terpal sepanjang 500 meter. Dukungan logistik pengobatan juga diberikan oleh Tim Medis atau EMT Mobile dari masing-masing Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang bertugas. 

“Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan Muhammadiyah di lapangan atas kerja-kerja kemanusiaan dan tentu terima kasih kepada donatur dan jamaah salat Jumat atas kepercayaannya sehingga aksi layanan kemanusiaan Muhammadiyah kepada penyintas bencana di NTT dapat terus dilanjutkan”, kata Direktur Utama Lazismu, Barry Adhitya, Jumat (4/9/2026).

Baca juga : Kemendikdasmen Salurkan Santunan Untuk Murid Dan Guru Terdampak Gempa NTT

Ia memastikan, Lazismu akan senantiasa memantau dan mengevaluasi program Indonesia Siaga di NTT agar dana yang terhimpun dari masyarakat dapat dioptimalkan untuk masa pemulihan pasca gempa bumi di NTT. “Dan dilanjutkan Insya Allah sampai tahap rehabilitas dan rekonstruksi untuk membangun ketangguhan masyarakat,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.