Dark/Light Mode

Grup United Tractors Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 3 September 2026 10:39 WIB
Grup United Tractors menyalurkan bantuan, layanan kesehatan, dan dukungan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Grup United Tractors menyalurkan bantuan, layanan kesehatan, dan dukungan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

RM.id  Rakyat Merdeka - Grup PT United Tractors Tbk (UT) bersama sejumlah anak usahanya menyalurkan bantuan kemanusiaan dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejak masa tanggap darurat, Grup UT mengerahkan Emergency Response Team (ERT), mendistribusikan bantuan logistik, menyediakan layanan kesehatan dan makanan siap saji, serta melakukan asesmen kebutuhan masyarakat di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Sikka.

Dalam periode 19-27 Agustus 2026, hingga 20 personel ERT dari UT, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), PT Kalimantan Prima Persada (KPP), PT Agincourt Resources (PTAR), dan PT Sumbawa Jaya Raya (SJR) diterjunkan ke wilayah terdampak.

Tim tersebut menjalankan pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, asesmen kondisi wilayah, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Dalam situasi bencana, kecepatan respons dan kolaborasi menjadi kunci untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat. Melalui sinergi seluruh entitas Grup UT, kami berupaya mengerahkan sumber daya yang kami miliki agar bantuan dapat menjangkau masyarakat sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami berharap dukungan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak,” ujar Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo.

Baca juga : DPP LASMURA Siapkan Tim Trauma Healing Bagi Korban Gempa NTT

Layanan kesehatan menjadi salah satu fokus penanganan di lapangan. Hingga 27 Agustus 2026, layanan kesehatan yang digelar di sejumlah titik telah menjangkau 895 pasien.

Pelayanan kesehatan tersebut antara lain berlangsung di Desa Satar Ngkeling, Desa Tuke, Desa Banka Kenda, Dusun Ranggi, Desa Bekakor, Dusun Lalong, dan Desa Kakor di Kabupaten Manggarai.

PAMA juga menghadirkan layanan dukungan psikososial bagi anak dan remaja terdampak di Kecamatan Wae Ri’i sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Selain layanan kesehatan, Grup UT menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan keluarga karyawan Grup UT yang terdampak.

Di Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, bantuan logistik menjangkau 1.099 kepala keluarga di Desa Compang Ndehes dan Desa Ndehes.

Baca juga : Danone Dukung Kementerian PPPA Bantu Warga Terdampak Gempa NTT

Bantuan berupa paket sembako, terpal, tikar, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya juga disalurkan ke Desa Satar Keling, Kelurahan Tiong Toko, Desa Bentang Poco, serta sejumlah wilayah terdampak lainnya di Kabupaten Manggarai.

Sementara di Kabupaten Ende, UT menyalurkan 100 paket bantuan kepada masyarakat Desa Roga melalui kolaborasi dengan RRI Ende dan TNI AU. Grup UT juga mendistribusikan makanan siap saji di sejumlah lokasi pengungsian.

Di wilayah Wae Ri’i, misalnya, sebanyak 100 porsi makanan siap saji disalurkan kepada masyarakat. Bantuan juga diberikan kepada keluarga karyawan Grup UT yang terdampak di Kabupaten Ende.

Untuk mendukung mobilisasi bantuan, KPP menyerahkan tiga unit genset bagi kebutuhan listrik di gereja-gereja yang berada di Desa Satar Ngkeling, Desa Golo Cador, dan Desa Longko.

Adapun PT Traktor Nusantara (Traknus) dan PT Bina Pertiwi (BP) menyediakan dua unit forklift untuk mendukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam pengelolaan dan mobilisasi bantuan di Gudang Logistik Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Baca juga : Dari Ruang Rapat ke Habitat Liar: Jejak ESG United Tractors

Grup UT juga melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak untuk memastikan dukungan yang diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. Di Kecamatan Wae Ri’i, KPP melakukan asesmen di lima desa untuk memetakan kondisi masyarakat dan dampak terhadap fasilitas umum.

Koordinasi dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ende terkait pendataan sekolah, fasilitas umum, dan rumah ibadah yang terdampak.

Koordinasi serupa dilakukan bersama BPBD Sikka terkait rencana distribusi bantuan ke Desa Umagera dan pendataan sekolah terdampak di Kabupaten Sikka.

Berbagai kegiatan tersebut dilakukan melalui kolaborasi Grup UT dengan BNPB, BPBD, pemerintah daerah, TNI AU, RRI, dan sejumlah pihak terkait lainnya. Grup UT akan terus memantau perkembangan kondisi wilayah terdampak dan menyesuaikan dukungan berdasarkan hasil asesmen serta kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan, Grup UT berharap dapat membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat dan wilayah yang terdampak gempa bumi di NTT.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.