Dark/Light Mode

Plt Bupati Bekasi Serahkan Becak Listrik Bantuan Presiden: Jangan Dijual Ya..

Rabu, 7 Oktober 2026 16:56 WIB
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan 190 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada pengemudi becak di Cikarang Pusat, 7 Oktober 2026.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan 190 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada pengemudi becak di Cikarang Pusat, 7 Oktober 2026.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meminta para pengemudi becak penerima bantuan Presiden Prabowo Subianto merawat becak listrik dengan baik. Bantuan tersebut tidak boleh dijual ataupun digadaikan karena ditujukan untuk meringankan beban kerja dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Pesan itu disampaikan Asep saat menyerahkan 190 unit becak listrik kepada para pengemudi becak di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (7/10/2026). Penyerahan dilakukan bersama Sekretaris Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Grawiraharto Wicaksono.

Asep menegaskan, becak listrik tersebut diberikan untuk membantu para pengemudi bekerja lebih nyaman. Karena itu, penerima diminta menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut untuk menunjang aktivitas ekonomi dalam jangka panjang.

Baca juga : KPK Duga Saksi Kasus Suap Bekasi Punya Belasan Rumah Mewah di Jabodebek

Menurutnya, bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian Presiden kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Ia berharap becak listrik dapat memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi, terutama mereka yang sudah lanjut usia.

Selain 190 unit becak listrik, Kabupaten Bekasi juga menerima bantuan tablet pintar untuk 18 sekolah dasar (SD). Setiap sekolah mendapatkan 10 tablet.

Asep menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia berharap dukungan di bidang ekonomi dan pendidikan itu dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Baca juga : KPK Geledah Rumah Saksi Kasus Suap Proyek Bekasi

Sementara itu, Sekretaris Yayasan GSN Grawiraharto Wicaksono menjelaskan, program becak listrik berangkat dari kepedulian Presiden Prabowo terhadap pengemudi becak berusia lanjut yang masih harus bekerja keras di jalanan.

Menurut Grawiraharto, Presiden terenyuh melihat pengemudi becak yang usianya bahkan sekitar 70 tahun masih harus menarik becak di tengah terik matahari dan kelelahan. Kondisi tersebut mendorong upaya mencari solusi agar mereka dapat bekerja dengan lebih efisien dan efektif.

Ia juga mengingatkan para penerima agar merawat becak listrik dan tidak memperjualbelikannya. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, bukan dialihkan kepada pihak lain.

Baca juga : KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Proyek Bekasi, Belum Ada Tersangka

Selain itu, Grawiraharto berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat membantu menyediakan titik pengisian baterai becak listrik. Fasilitas tersebut diharapkan memudahkan para penerima mengisi daya secara gratis sehingga becak listrik dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan ekonomi mereka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.