Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Penembakan Di Stasiun Bawah Tanah New York, 13 Orang Terluka
Selasa, 12 April 2022 22:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penembakan dilaporkan terjadi di sebuah stasiun kereta bawah tanah di Brooklyn, New York City, Amerika Serikat, Selasa (12/4) pukul 08.30 pagi waktu setempat.
CNN International menyebut, sedikitnya 13 orang terluka dalam insiden tersebut dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Sementara Departemen Pemadam Kebakaran New York menemukan sejumlah alat yang belum meledak, dalam modus kekerasan terbaru sistem transit ibu kota.
Baca juga : Wali Kota Milan Lelet, Inter Dan Milan Sebel
Penyelidikan pun masih terus dilakukan di area tersebut, untuk memastikan jumlah korban penembakan.
"Hindari area 36th Street dan 4th Avenue di Brookyn, karena penyelidikan sedang belangsung," cuit Dinas Pemadam Kebakaran via Twitter.
Otoritas Transit Metropolitan (MTA) yang mengoperasikan kereta bawah tanah mengatakan, pihaknya juga sedang menyelidiki.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Stok Bahan Pokok Sampai Lebaran Aman, Harganya Terjangkau
"Kereta D/N/R tertahan di stasiun di kedua arah di Brooklyn karena adanya penyelidikan NYPD di 36 St," cuit MTA.
Laporan awal menyebut, seorang pria yang mengenakan masker gas dan rompi konstruksi oranye, melarikan diri dari tempat kejadian ke lokasi yang tidak diketahui.
Penyidik masih belum yakin, jenis perangkat apa yang diledakkan. Kemungkinan, bom asap. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya