Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan Prancis Brigitte Bourguignon menyarankan masyarakat kembali mengenakan masker selama berada di tempat umum. Seperti pusat perbelanjaan dan kendaraan umum.
Imbauan yang bersifat tidak memaksa ini dikeluarkan Bourguignon, Senin siang waktu setempat (27/6). Dia beralasan, Prancis tengah mencatat kenaikan angka infeksi Covid-19 dalam kurun 48 jam terakhir.
Baca juga : Transjakarta Kembali Operasikan Rute Blok M-Tanjung Priok
"Saya tidak mengatakan itu harus, wajib, tetapi saya meminta orang-orang Prancis untuk mengenakan masker di transportasi umum," saran Bourguignon dikutip Reuters, Selasa (28/6).
Bourguignon menyatakan, sebaiknya warga mau memenuhi kewajibannya menjaga keselamatan bersama dengan mengikuti sarannya. Dia menambahkan, masker juga lebih baik dipakai kembali di area tertutup. Seperti di perkantoran atau toko.
Baca juga : Satgas : Penuntasan Koperasi Bermasalah Jaminan Kepercayaan Masyarakat
Prancis melaporkan 17.601 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir, Senin (27/6). Ini merupakan angka tertinggi sejak 18 April.
Lima hari lalu, kepala vaksinasi Prancis Alain Fischer mengonfirmasi bahwa negara itu berada di tengah gelombang baru Covid-19. Seperti negara-negara Eropa lainnya.***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya