Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Kantor PM Sri Lanka Pastikan, Presiden Gotabaya Rajapaksa Segera Mundur
Senin, 11 Juli 2022 13:01 WIB
Sebelumnya
Warga Sri Lanka menyalahkan Rajapaksa atas runtuhnya ekonomi yang bergantung pada pariwisata, yang kemudian babak belur oleh pandemi Covid-19. Ditambah lagi, pemerintah Sri Lanka juga melarang pendirian pabrik pupuk kimia.
Baca juga : 13 Juli, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Mundur
Keuangan Sri Lanka dilumpuhkan oleh hutang yang menumpuk, dan potongan pajak dalam rezim Rajapaksa. Cadangan devisa pun cepat habis, karena harga minyak naik.
Baca juga : PM Sri Lanka Mundur Usai Massa Duduki Kediaman Presiden
Negara yang berpenduduk 22 juta jiwa itu, hampir tidak memiliki sisa dolar untuk mengimpor bahan bakar, yang telah dijatah secara ketat. Antrean panjang di depan toko-toko yang menjual gas untuk memasak, menjadi pemandangan lazim.
Baca juga : Massa Duduki Kediaman Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa
Bulan lalu, inflasi di Sri Lanka telah menyentuh angka 54,6 persen. Bank Sentral setempat telah memperingatkan, angka tersebut masih bisa melonjak hingga 70 persen dalam beberapa bulan mendatang. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya