Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui rumah indahnya di Palm Beach, Mar-a-Lago, Florida, digrebek Biro Investigasi Federal AS (FBI). Ia tidak terima dengan perlakuan tersebut.
"Ini adalah masa-masa kelam bagi bangsa kita, karena rumah saya yang indah, Mar-A-Lago di Palm Beach, Florida, saat ini dikepung, digerebek, dan diduduki para agen FBI," tulis Trump dalam pernyataan panjangnya di tulis Trump di media sosialnya, Truth Social, dikutip CNN, kemarin.

Baca juga : Ivana, Mantan Istri Donald Trump Meninggal Di Usia 73
“Setelah bekerja dan bekerja sama dengan instansi Pemerintah terkait, penggerebekan mendadak di rumah saya ini tidak perlu atau tidak pantas,” sambungnya.
FBI belum mengomentari masalah ini. FBI menggerebek rumah, Senin (8/8). Trump juga bilang, "Mereka bahkan membobol brankas saya!"

Baca juga : Tim Alzheimer Indonesia Tampil Di Inggris
Trump saat penggerebekan berada di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, untuk menikmati musim panas, menurut laporan NBC News. Presiden ke-45 AS itu juga terlihat keluar dari Trump Tower di New York City pada Senin malam.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya