Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Keamanan Nasional Bisa Terancam
Duh, AS Kesulitan Memilih Ketua DPR
Sabtu, 7 Januari 2023 05:32 WIB
Sebelumnya
Meski berkali-kali ditolak, McCarthy tidak memberikan indikasi akan mundur dari proses pemungutan suara untuk menjadi ketua DPR, lini kedua garis suksesi kepresidenan AS.
McCarthy mengatakan, ada sedikit negosiasi. Namun, dia tidak menentukan kapan mendapatkan dukungan 218 suara.
Baca juga : Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Ini Pesan Menkumham Kepada Silmy
“Jika ini memakan waktu sedikit lebih lama dan tidak memenuhi tenggat waktu Anda, tidak apa-apa,” katanya kepada wartawan, dikutip CNN, kemarin.
Partai Republik menguasai kursi mayoritas tipis 222-212 atas Partai Demokrat, dengan satu posisi kosong yang ada saat ini.
Baca juga : Relawan Ganjar Berikan Bantuan Mesin Kapal Nelayan Di Karawang
Tidak adanya Ketua DPR AS, maka perwakilan yang telah terpilih pada November lalu tidak bisa menduduki jabatan mereka, karena belum dilantik Ketua DPR. Dengan demikian, Partai Republik juga belum dapat membentuk komite-komite di DPR, untuk mulai membahas undang-undang. Sehingga pemerintahan Joe Biden berjalan tanpa pengawasan DPR.
“Yang paling ekstrem, kebuntuan itu juga berarti Kongres saat ini tidak dalam posisi mengesahkan atau menghentikan perang,” kata staf dan pakar kepada CNN.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya