Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dubes RI Ajak Jurnalis China Pelesiran Ke Indonesia

Sabtu, 14 Januari 2023 17:37 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama para jurnalis perempuan di Beijing, China, Jumat, 13 Januari 2023. (Foto RM/KBRI Beijing)
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama para jurnalis perempuan di Beijing, China, Jumat, 13 Januari 2023. (Foto RM/KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun menyampaikan capaian kinerja diplomasi Indonesia 2022 dengan tema ‘Updates from Indonesia’ dalam media gathering di Wisma Duta KBRI Beijing, Jumat (13/1).

Acara itu digelar usai Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2023 juga menginfokan isu strategis yang akan Indonesia usung di 2023.

Berita Terkait : Muktamar Haji Bahas Kemungkinan Sembelih Hewan Dam Di Indonesia

"Meski di tengah krisis, Indonesia mampu memimpin dan memberikan hasil nyata. Indonesia telah mendemonstrasikan kapasitasnya sebagai negara besar di hadapan negara besar pada KTT G20 di Bali dan akan menunjukkan kembali kiprahnya kepada dunia pada Keketuaan di ASEAN 2023," kata Dubes Djauhari Oratmangun membuka acara, di hadapan puluhan wartawan media cetak dan online di China, Jumat (13/1).

Dubes Djauhari juga menyampaikan beberapa isu penting di bidang ekonomi yaitu proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi 2023 di angka 4,5-5,3% dan di 2024 sebesar 4,7-5,5%.

Berita Terkait : Anwar Paham Betul, Soal TKI Banyak Lukai Hati Rakyat Indonesia

Indeks Harga Konsumsi juga menunjukkan tren menuju 3-1% di 2023 dan 2,5-1% di 2024 dengan keyakinan tingkat inflasi akan kembali normal di semester ke-2 tahun 2023.

Selain itu, proyeksi peningkatan ekonomi digital cenderung akan meningkat di tahun 2023 dan 2024 dengan nilai transaksi e-commerce sebesar Rp 572 triliun. Transaksi elektronik akan mencapai Rp 508 triliun dan transaksi bank digital akan mencapai Rp 67 triliun.
 Selanjutnya